Menu
Menag RI: Agama menolak LGBT, tapi jangan jauhi pelakunya

Menag RI: Agama menolak LGBT, tapi …

Jogja-KoPi|Menteri Agam...

Gus Ipul akan perkuat pendidikan agama

Gus Ipul akan perkuat pendidikan ag…

Nganjuk-KoPi| Wakil Gub...

Menhub meminta PT KAI mengantisipasi bahaya longsor

Menhub meminta PT KAI mengantisipas…

Jogja-KoPi|Memasuki mus...

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Prev Next

Rata-rata orang menginap di Yogyakarta kurang dari 2 hari

wisesatravel.com wisesatravel.com

Bantul-KoPi| Rata-rata turis menginap di Hotel Bintang Yogyakarta tidak lebih dari 2 hari. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik DIY, JB Priyono ketika memaparkan berdasarkan data pantauan BPS tingkat penghunian Hotel (TPK) Bintang di DIY pada Bulan Juni 2017.

JB Priyono menerangkan rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang di D.I. Yogyakarta mencapai angkaraya-rata 1,69 per malam. Sementara tamu menginap terlama terhitung hanya 1,77 malam.

"Angka 1,69 angka ini naik 0,05 poin bila dibandingkan dengan rata-rata lama menginap bulan sebelumnya. Rata-rata tamu menginap terlama 1,77 malam terjadi pada hotel bintang empat sedangkan tersingkat 1,61 malam pada hotel bintang tiga,"ujarnya saat dijumpai di Kantor BPS DIY, Selasa (1/8)


Pada hotel non bintang/akomodasi lain seperti Homestay rata-rata lama tamu menginap mencapai 1,43 malam dan mengalami kenaikan sebesar 0,05 malam jika dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata menginap terlama selama 2,46 malam pada kelompok kamar 25-40 melebihi rata-rata menginap hotel berbintang dan tersingkat 1,10 malam pada kelompok kamar kurang dari 10 kamar.þ

JB Priyono mengatakan data tersebut disampaikan berdasarkan TPK Hotel bintang yang menunjukkan angka 43,57persen dan mengalami penurunan sebesar 15,62 poin dibandingkan bulan sebelumnya dengan besar 59,19 persen.

"Sementara TPK hotel non bintang atau akomodasi lain rata-rata sebesar 25,40 persen, mengalami penurunan sebesar 4,25 poin dibandingkan TPK bulan Mei 2017 yang mencapai angka 29,65 persen,"katanya.

Meski angka menginap di Hotel Yogyakarta terbilang singkat, namun jumlah tamu yang menginap cukup besar hingga 332.742. Jumlah tersebut terdiri dari 319.853 merupakan tamu nusantara dan 12.889 tamu mancanegara.

"Dari jumlah tersebut turis /tamu yang menginap di hotel bintang sebanyak 175.573 orang dan 157.169 orang menginap di hotel non bintang atau akomodasi lain,"lanjutnya.

BPS sampai saat baru merilis jumlah TPK pada Bulan Juni,sementara untuk TPK bulan Juli masih dalam tahap pemantuan BPS.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top