Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Randa penderita Hidrosefalus mendapatkan bantuan Mata Angin

Randa penderita Hidrosefalus mendapatkan bantuan Mata Angin

Merang -KoPi| Mapala Mata Angin STKIP YPM Bangko memberikan bantuan ke pada Muhamad Randa yang saat ini tengah menjalani operasi di Rumah Sakit M Jamil Padang, Selasa (4/9). Muhamad Randa (13) menderita hidrosepalus atau dikenal sebagai "kepala air' selama bertahun-tahun.

Muhamad Randa (13), anak kedua dari lima bersaudara pasangan Budi Hariono dan Inen. Warga RT 20 Pematang Kandis, Komplet IBRD Bangko, Merangin, mendapat perhatian masyarakat diantaranya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari Mapala STKIP YPM Bangko.

Ketua mapala Mata Angin Tri Gani mengatakan Mata Angin melakukan aksi sosial ini selam 7 hari karena merasa peduli dengan Randa yang saat ini berjuang melawan penyakitnya.

"Aksi sosial ini dilakukan dengan niat tulus dari kami. Kami awalnya mendapatkan kabar bahwasanya Randa ingin melakukan oprasi penyakit yang di deritanya." Jelas Tri Gani.

"Meskipun dalam aksi sosial kami, mendapatkan berbagai versi dari masyarakat,namun tidak menyurutkan semangat kami dalam aksi sosial ini,"tambah Tri Gani.

Ketua STKIP YPM Bangko Endang Solihin mengatakan merasa bangga dengan UKM kampus ini.
"Mereka Mapala, sangat aktif dalam berorganisasi di kampus. Selaku UKM di kampus Mapala juga aktif di bidang sosial masyarakat, tidak hanya mendaki gunung, seperti yang di lakukan dalam aksi sosial membantu Randa." Kata Endang.

Sementara itu Budi Hariono Ayah Randa mengucapkan terima kasihnya kepada Mapala Mata Angin.

"Dalam aksi sosial yang di lakukan ini, mereka rela berbagi waktu demi anak kami. Di samping kesibukannya sebagai mahasiswa," tuturnya.

Saat ini Randa dalam kondisi yang terus membaik setelah menjalani operasinya. Randa mendapatkan tiga jahitan di kepala akibat operasi menurunkan cairan yang berada di kepala ke lambung.

"Sekarang kondisi kepala Randa sudah hampir membaik, kami selaku keluarga berharap Randa bisa sembuh, sepertinya anak anak lainnya,"harapnya.|Charles

back to top