Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

PT KAI DAOP 6 siap layani Natal dan Tahun Baru

PT KAI DAOP 6 siap layani Natal dan Tahun Baru

Jogja-KoPi│PT KAI DAOP 6 Yogyakarta siapkan 3 KA tambahan, Alat Material Untuk Siaga (AMUS) dan inspeksi seluruh lintas wilayah untuk melayani pengguna jasa pada Natal dan Tahun Baru 2016.

“Untuk melayani masyarakat yang akan merayakan libur Natal dan Tahun Baru 2016 dengan menggunakan kereta api, PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 3 KA tambahan”, jelas Hendy Helmy, Executive Vice President PT KAI Daop 6.

KA tambahan tersebut yaitu KA Argo Lawu Tambahan tujuan Stasisun Gambir Jakarta-Stasiun Solobalapan, Lodaya Tambahan tujuan Stasiun Bandung-Stasiun-Stasiun Solobalapan, dan Sancaka Tambahan Stasiun Surabaya Gubeng-Stasiun Tugu Yogyakarta.

Dengan masa angkutan Natal dan tahun baru selama 17 hari, yaitu dari tanggal 20 Desember 2015 hingga 5 Januari 2016, dengan perkiraan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 27 Desember 2015.

Volume penumpang KA pada Natal dan tahun baru 2016 diperkirakan meningkat sebesar ± 1% dibanding tahun sebelumnya, yaitu dari 4.950.503 penumpang menjadi 4.983.954 penumpang.

Selain itu, PT KAI Daop 6 juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru 2016. Alat Material Untuk Siaga (AMUS) merupakan salah satu sarana dan prasarana yang telah disiapkan PT KAI pada titik-titik yang dianggap rawan banjir dan tanah longsor.

Sedangkan pemeriksaan ekstra serta perondaaan di lintasan KA diwaktu-waktu tertentu dilakukan diseluruh jalur KA. Kerja sama dengan instansi terkait (Pemda dan aparat setempat) juga dilakukan untuk keselamatan di perlintasan-perlintasan sebidang.

“Inspeksi ke seluruh lintas wilayah kerja Daop 6 dilakukan untuk mengecek persiapan pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini dari segala aspek, baik sarana, prasarana, operasi, maupun SDM,” Jelas Gatut Sutiyatmoko, Manager Corcomm PT KAI Daop 6.

PT KAI juga menghimbau kepada seluruh pengguna KA untuk segera melakukan pencetakan tiket di mesin Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun untuk menghindari hilangnya struk pembayaran dan antrian panjang pencetakan tiket menjelang keberangkatan KA.

Selain itu menyiapkan kartu identitas asli untuk boarding (1 s/d 2 jam sebelum keberangkatan) di stasiun sesuai yang tercantum pada tiket, dan tidak memakai perhiasan yang berlebihan demi ketertiban dan keamanan selama perjalanan. Selain itu,PT KAI juga akan memberikan marchandise berupa voucher gratis naik KA dan souvenir kepada pengguna setia KA sebagai bentuk sebuah penghargaan di beberapa stasiun.│Cucuk Armanto│Frenda Yentin

 

back to top