Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

POTADS-PIK Yogyakarta Peringati Hari Sindroma Down Dunia

POTADS-PIK Yogyakarta Peringati Hari Sindroma Down Dunia

Jogja-KoPi│POTADS-PIK (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) memperingati hari Sindroma Down dunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret dengan mengadakan kegiatan bertema, “Friends, Culture, And Nature”, pada Minggu 20 Maret 2016 di Balaikota Yogyakarta.

Kegiatan yang diadakan oleh POTADS-PIK dalam rangka memperingati hari Sindroma Down dunia ini diawali dengan latihan bersama pencak silat dari Perisai Diri dan Keluarga Pencak Silat Muntilan, ice breaking dari Pelangi Buana Sakti, sarasehan (Diskusi komunitas disabel Yogyakarta), pertunjukan seni dari ADS (Anak Down Syndrome) dan komunitas lain seperti breakdance dari POTADS, tari-tarian dari Karisma Dance, Sanggar Nali Tari, SLB Pembina, Little Tree dan pertunjukan perkusi dari SDLB Tegar Harapan Sleman.

Kegiatan yang dibuka oleh KGPAA Pakualaman X ini, bertujuan sebagai ruang interaksi ADS dengan masyarakat umum, melatih ADS mandiri dan kreatif, bersosialisasi dengan komunitas lain dan melatih ADS mencintai budaya dan lingkungannya.

Menurut, Sri Rejeki Ekasasi, Ketua POTADS PIK, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh ADS mempunyai hak yang sama sebagai warga negara, ADS wajib diberi kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemampuannya, ADS mempunyai hak untuk turut serta membangun negara melalui pelestarian budaya dan alam bersama-sama dengan masyarakat sekitar.

“Kami berharap anak-anak dengan sindroma down dan berkebutuhan khusus lainnya diberi kesempatan untuk berpartisipasi dan ambil bagian dalam pembangunan, kesetaraan dalam pekerjaan, lingkungan yang kondusif untuk saling berinteraksi dalam keberagaman,” tambahnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kampanye internasional mendorong seluruh dunia termasuk Yogyakarta untuk meningkatkan kesadaran tentang apa itu Down Syndrome, memahami kondisi anak tersebut, dan bagaimana orang-orang dengan syndroma down dapat hidup berdampingan dan memainkan peran penting dalam kehidupan dan masyarakat. │Frenda Yentin 

back to top