Menu
Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Prev Next

Politik uang masih relatif diterima di Jatim

Politik uang masih relatif diterima di Jatim

Surabaya-KoPI| Potensi politik uang masih sangat besar terjadi dalam piihan langsung gubenuru Jawa Timur 2018.  Hasil jejak pendapat yang dilakukan Lembaga Survey Indikator menyebutkan sebanyak 41% penduduk masih bersedia menerima uang dalam proses politik. Namun 59% menyatakan tidak akan menerima uang suap yang diberikan.

Sementara itu sebanyak 30% menyatakan menerima uang dan memilih pemimpin yang memberi uang suap. Sedangkan 50% menyatakan tetap akan menerima uang suap tetapi memilih pemimpin lain.

Dalam jejak pendapat dengan responden 819 orang ini hanya 6% yang menyatakan tidak akan menerima uang suap.

back to top