Menu
Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Prev Next

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

Bantul-KoPi| PLN Bantul terpaksa memadamkan listrik di sejumlah wilayah Bantul akibat hujan dan banjir menggenangi beberapa wilayah karena efek siklon Cempaka.

Salah satu wilayah yang mati berada di Dusun Terong, Dlingo Kabupaten Bantul DIY. Listrik pun sudah padam sejak Selasa (28/11) siang dan hingga Rabu malam ini belum menyala.

Lewat Manajer PT PLN (Persero) Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho memaparkan listrik terpaksa dipadamkan demi alasan keselamatan. Banjir yang melanda diwilayah tersebut mendekati ketinggian yang cukup tinggi, sesuai SOP PLN yaitu 1 meter ketinggian air. PLN Khawatir nantinya aliran listrik akan membahayakan warga jika listrik terus dialirkan

"Listrik di lokasi tersebut dipadamkan karena banjir dan genangan air yang tinggi. Takutnya membahayakan masyarakat sekitar jika tetap dioperasikan," ujar Eric via Telepon, Rabu (29/11).

Setidaknya terdapat 155 trafo yang dipadamkan sementara waktu. Setidaknya sekitar 11.027 pelanggan atau rumah terdampak karena pemadaman massal ini

Selain Dlingo, listrik pun turut dipadamkan di wilayah Jalan Parangtritis, Manding,Pundong, Kretek, Depok dan Ngagrek.

"Ada 82 trafo yang kami padamkan di wilayah itu. Sekitar 6.954 pelanggan terdampak sementara," imbuh Eric.

Eric mengungkapkan listrik kembali dinyalakan kembali setelah banjir surut. Berdasarkan laporan BPBD Bantul, banjir menggenangi rumah warga di 32 titik dengan ketinggian 1- 2 meter. Daerah yang sempat terendam banjir ada di Kecamatan Pleret, Imogiri serta Bambang Lipuro, Kretek dan Sanden. Sekitar 3000 warga terpaksa mengungsi ke balai desa dan rumah kerabat mereka.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top