Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pilkada Merangin dipastikan Juni 2018

Pilkada Merangin dipastikan Juni 2018

Merangin-KoPi| Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Merangin memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Merangin akan dilangsungkan pada Juni 2018.

Hal tersebut seperti diungkapkan Iron Sahroni Ketua KPUD Kabupaten Merangin saat dijumpai di kantor KPUD kabupaten Merangin.

"Pemilihan Bupati Merangin akan dilansungkan Juni 2018 mendatang, akan tetapi tahapan akan dimulai 2017," ujarnya, Iron ketua KPUD Kabupaten Merangin.

Namun untuk sementara ini, hari dan tanggalnya belum dipastikan secara jelas tentang pelaksanaan pemilihan bupati ini.

"Penentuan hari dan tanggalnya masih menunggu peraturan KPU. Namun untuk bulan dan tahunnya, sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, kalau tidak ada perubahan regulasi sudah dipastikan, yaitu pada bulan Juni tahun 2018," tambahnya.

Iron Sahroni mengatakan mekanisme pemilihan kepala daerah ini akan mengikuti perubahan UU baru no 10 tahun 2014 di mana pada UU yang baru tersebut para calon di berikan waktu kampanye 3 sampai 4 bulan.

“Kalau biasanya para calon diberikan waktu kampanye hanya 14 hari, namun undang – undang KPU terbaru bahwa waktu kampanye di berikan tiga hari sesudah penetapan calon dan berahir kampanye tiga hari sebelum pemilihan,”jelasnya.

Iron juga menambahkan, pilkada serentak gelombang ke empat pada 2020 untuk kepala daerah hasil pemilihan Desember 2015. Pilkada serentak gelombang kelima pada 2022 untuk kepala daerah hasil pemilihan pada Februari 2017.

Berikutnya, pilkada serentak gelombang ke enam pada 2023 untuk kepala daerah hasil pemilihan 2018. provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, untuk seterusnya dilakukan kembali tiap lima tahun sekali.

Sedangkan jika bupati dan wakil bupati kembali mencalonkan diri tentunya ada kekosongan di tengah pemerintahan,untuk itu masalah cuti belum di jelaskan secara rinci pada UU no 10 tahun 2016 tersebut.

“Belum ada penjelasan secara rinci terkait hal tersebut, akan tetapi untuk mengisi tugas tersebut akan di tunjuk secara lansung oleh gubernur, namun untuk para calon sudah di jelaskan tidak bole memakai pasilitas pemerintahan,”bebernya.

Sementara untuk calon perorangan, minimal harus di dukung 8 , 5 persen jumlah DPT.

“Jumlah DPT kita di Merangin waktu Pilbub kemarin sebesar 242,065. Jika calon perorangan harus mendapat dukungan minimal 8, 5 persen. Berarti calon perorangan harus mendapat dukungan sekitar 20 ribu. Minimal jumlah dukungan 50 persen dari jumlah kecamatan,”tukasnya.

Sedangkan jika calon tersebut dari Anggota Polri, anggota dewan, kalangan PNS dan TNI kandidfat tersebut cukup melampirkan surat pengunduran diri dari intansi terkait.

“Jika ada calon seperti ini maka pada undang – undang yang baru ini para calon cukup melampirkan surat pengunduran diri,”tutupnya. |Charles

back to top