Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Pilkada DKI 2017: Aman,Damai dan Tanpa SARA

Pilkada DKI 2017: Aman,Damai dan Tanpa SARA

Proses Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta tahun 2017 sedang berjalan. Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta telah menetapkan tiga Pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saefullah dan Anis Baswedan-Sandiaga Uno.

Kini saatnya bagi masing-masing kandidat untuk melakukan kampanye politik dihadapan masyarakat Jakarta.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi momen demokrasi besar bagi masyarakat Indonesia. Animo masyarakat tidak hanya untuk menimbang-nimbang, menjagokan, dan akhirnya memilih calon pemimpin daerah yang ideal. Di balik itu, ada cita-cita untuk mewujudkan Pilkada yang damai.

Aliansi Mahasiswa Jakarta merasa perlu dan penting untuk bersama-sama mengajak seluruh lapisan masyarakat DKI Jakarta (tokoh masyarakat, TNI-POLRI, Tokoh Agama, Elit Partai Politik, Aktifis, Mahasiswa) untuk merayakan pesta demokrasi tersebut dengan tetap menjaga kerukunan antara masyarakat, sehingga terwujudnya Pilkada yang damai, aman dan tanpa SARA.

Menjaga kerukunan antara masyarakat adalah tanggungjawab bersama. Maka bentuk kesadaran akan pentingnya situasi dan kondisi di atas Aliansi Mahasiswa Jakarta menuangkan dalam beberapa seruan berikut:

1. Menciptakan Pilkada DKI Jakarta 2017, yang aman, damai dan tanpa diskriminasi terhadap suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
2. Mengajak warga DKI Jakarta agar tidak mau dipengaruhi oleh isu-isu SARA, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
3. Mengajak seluruh warga Jakarta, untuk mengawal proses Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan mengedepankan nilai-nilai demokrasi.
4. Meminta/aparat Keamanan POLRI dan TNI menindak tegas oknum-oknum yang menyebarkan kebencian, sehingga menyebabkan konflik SARA secara adil tanpa pandang bulu.
5. Meminta/menuntut POLRI dan TNI untuk bersikap independen dan profesional.

Jakarta, 01 November 2016
Aliansi Mahasiswa Jakarta.

back to top