Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Perpustakaan Rumah Pintar SAD diresmikan Bupati Merangin

Foto/Deno Foto/Deno

Merangin-KoPi| Bupati Kabupaten Merangin H Al Haris Provinsi Jambi kemarin (6/9),meresmikan Rumah Pintar Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang. Pustaka Alam tersebut, berisikan beraneka buku bacaan untuk para SAD.

Bupati mengatakan mencerdaskan SAD merupakan tanggungjawab semua lapisan masyarakat dan pemerintah. Acara dihadiri Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jambi Wasina itu,

‘’Masih banyak warga SAD dengan kondisi tubuh yang sempurna, namun belum punya pemikiran. Hal ini karena mereka lahir dan dibesarkan di hutan, tanpa dibekali dengan pendidikan yang layak,’’ujar Bupati.

Untuk itu bupati sangat memberikan apresiasi terhadap kehadiran Rumah Pintas SAD tersebut. Bupati akan terus mengembangkan Pustaka Alam itu, sehingga anak-anak warga SAD bisa banyak mendapatkan ilmu pendidikan,"lanjutnya

Juga mengajak seluruh lapisan masyarakat setempat untuk mendukung program tersebut. ia juga berharap bagaimana kemudian Pustaka ini bermanfaat untuk seluruh anak - anak desa tersebut.

Harapan saya, bagaimana kemudian program ini berjalan dengan baik, tentunya dukungan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan,"lanjutnya

Bagaimana kedepannya keberadaan pustaka ini juga dapat membantu seluruh pelajar yang ada di desa setempat dan tentunya tidak hanya bagi anak-anak SAD.

Bagi seluruh pelajar yang ada disini pustaka ini bisa dijadikan tempat bagi para pelajar yang ingin mencari buku bisa disini.

Disamping itu ia juga mengatakan bahwa hal ini juga sebagai upaya Membuka ruang bagi anak - anak SAD untuk terus belajar, tujuannya tentu untuk memberi semangat kepada anak-anak agar terus belajar dan menggali ilmu pengetahuan untuk kehidupan mereka dimasa yang akan datang.

Dalem pembukaan itu bupati langsung seiring sambil mendengarkan keluah warga duku awak dalam, dan mempersilahkan bagi warga sad yang ingin beratnya.

Pada kesempatan itu, warga SAD mengeluh kepada bupati belum adanya penerangan PLN di Rumah Pintar dan terbatasnya persediaan air bersih.

Atas keluhan itu, bupati akan secepat membantu penerangan dan pengadaan air bersih untuk warga SAD.

Menariknya bupati juga sempat berkunjung ke Pemukiman SAD. Sangat miris bupati cukup merasakan bagaimana warga SAD itu hidup bertahan dengan serba sederhana. Bahkan karena tidak punya uang, tidak setiap hari warga SAD makan nasi.

‘’Saya sebagai pemimpin akan sangat berdosa bila ada warga Merangin yang tidak makan nasi. Untuk itu saya sudah langsung telepon Bulog untuk mengirim beras ke Pemukiman SAD ini,’’jelas Bupati.

Warga SAD lanjut bupati, telah memilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) ini artinya warga SAD berhak mendapatkan beras raskin dan pelayanan kesehatan BPJS.
Untuk itu bupati akan memberikan fasilitas BPJS dan Raskin untuk warga SAD.

Sementara eed selaku pendamping Rumah pintar suku anak dalam mengatakan, dalam perpustakaan ini sekarang Lebih 2000 bukuk,"lanjutnya

Untuk anak rimba sendiri khususnya kecamatan pemenag yang sudah sekolah sekitar 15 orang, tiga orang suku anak dalam yang sudah duduk di bangku,smp sebanyak 3 orang.

Selebihnya 12 orang suku anak dalam masih duduk di bangku sekolah dasar (SD),"lanjutnya

Eed rumah pintar ini sebagian program sudung, sudah tiga tahun program ini kita sudah menyekolahkan suku anak dalam untuk kabupaten merangin sebanyak 45 orang.

Program sudung ,ini pada dasarya dan di siapkan sebagi dasar SAD ini sebelum mesuk sekolah, mereka kita ajarkan dulu mengenal huruf, mengenal angkan dan menulis,Setelah di anggap siap barulah merekan di daftarkan ke sekolahan.

Harapan dari program sudung, agar suku anak dalam bisa juga merasakan pendidikan yang sama dengan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu Danier, salah seorang SAD mengaku, sangat senang dengan dibangunnya perpustakaan. Itu akan dapat menambah kesempatan mereka untuk membaca dan menambah wawasan.

Senang dengan didirikan perpustakaan ini, kami dapat belajar di sini. Sangat membantu kami yang sulit belajar," kata Danier, yang tercatat sebagai siswa kelas VII di SMP 7 Merangin.|Deno

back to top