Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam Tan buat ketan merah putih 17 meter

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam Tan buat ketan merah putih 17 meter

Jogja-KoPi|Untuk memperingati hari Kemerdekaan Indonesia ke 72, Restaurant Madam Tan Group membuat panganan ketan merah putih dengan panjang belasan meter.

Ketan merah putih ini dibuat khusus dengan angka ukuran mengikuti penanggalan hari kemerdekaan Indonesia. Ketan dibuat dengan ukuran panjang 17 meter, lebar 17 cm, dan tinggi ketan 4,5 cm. Sementara warna ketan merah putih menirukan bendera nasional indonesia.

"Ketan ini kami buat dengan ukuran mengikuti tanggal dan tahun hari Kemerdekaan Republik Indonesia,"ujar Timothius Suhandi, Marketing Komunikasi Madam Tan saat pembukaan acara di Madam Tan Restorante,Grand Aston ,Rabu (16/8).

Timothius menjelaskan landasan pemilihan ketan sendiri karena ketan merupakan salah satu makanan tradisional asli Indonesia. Berat ketan yang digunakan dalam gelaran ini menggunkan bahan ketan seberat 10 hingga 15 kilogram.

Ketan ini diolah dan dicampur dengan pewarna merah alami makanan menggunakan buah Beetroot. Setelah jadi, ketan ini disiram dengan serbuk serundeng.

"Serundeng inilah yang membedakan ketan kita dengan ketan lainnya,isi dari serundeng merupakan campuran kelapa sangrai,kacang,udang dan ikan teri,"ucapnya.

Meski pembuatan ketan ini terlihat melelahkan,namun Chef Andre dari madam tan mengungkapkan proses masaknya tidak memakan waktu lama. Bersama 3 chef lainnya,ia memasak ketan dalam waktu 4 jam atau hanya satu malam.

Ketan ini selanjutnya dibuat untuk perlombaan makan ketan tercepat bertempat di Madam Tan Restorante , Grand Aston Yogyakarta. Perlombaan ini diikuti belasan rekan media, warga umum, serta pelanggan Madam Tan.

Mereka yang menang lomba mendapatkan Voucher Room Pop Hotel Timoho,Voucher Sadis (Saturday Night Safron Resto) serta Voucher dari Madam Tan

Sementara jika terdapat sisa ketan pasca lomba ,madam tan akan memberikan sisa ketan ini ke badan charity untuk dibagikan ke orang-orang yang kurang beruntung dipinggir jalan.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top