Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Peringati Hari Kanker dengan aksi Berani Gundul

Peringati Hari Kanker dengan aksi Berani Gundul

Jogja-KoPi│Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) cabang Yogyakarta ajak masyarakat peduli kanker dengan tantangan berani gundul pada peringatan hari kanker sedunia, yang akan dilaksankan tanggal 26 Februari 2017, bertempat di Atrium Jogja City Mall Yogyakarta.

Berani gundul merupakan salah satu acara untuk memperingati hari Kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 19 Februari 2016.  Tantangan berani gundul dipilih karena tidak semua masyarakat berani gundul dan terdapat anggapan negatif ketika seseorang gundul.

Menurut Eka Wibowo, Ketua YKAKI Jogja, dalam kegiatan Jumpa Pers Aksi Berani Gundul di Hotel Horisen Ultima Riss Yogyakarta pada hari Jumat (17/2), bahwa tidak semua orang berani gundul, sedangkan anak-anak penderita kanker identik dengan gundul akibat pengobatan mereka.

“Tidak semua orang berani gundul, banyak pertimbangan untuk mencukur rambut hingga gundul, baik anggapan masyarakat, ejekan dan lain sebagainya. Tapi anak-anak penderita kanker harus menjadi gundul akibat dari pengobatan yang mereka jalani”, tambahnya.

Anak-anak penderita tidak memiliki pilihan selain menjadi gundul akibat dari pengobatan yang mereka jalani. Namun, terkadang kondisi gundul mengakibatkan mereka tertekan karena bulying, malu, dan tidak percaya diri.
“Keadaan gundul kadang membuat anak-anak penderita kanker diejek oleh temannya, sehingga mereka malu dan tertekan”, kata Eka Wibowo.
    
Dengan adanya aksi berani gundul ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan simpati kepada penderita kanker. Tidak menjauhi penderita kanker dan menganggapnya sebagai penyakit menular.
Penyebab Kanker
    
Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab pertama kematian. Ia menjadi momok bagi setiap manusia. Penderitanya bisa dari balita hingga lansia. Penyebabnya bermacam-macam, dari gen yang bersifat bawaan hingga polusi dan pemanasan global yang terjadi sekarang ini.
    
YKAKI yang bekerjesama dengan Rumah sakit Sardjito mencatat bahwa penderita kanker dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun ini YKAKI menaungi 150 anak penderita kanker yang kebanyakan mengidap kanker darah. Di mana pengobatannya membutuhkan waktu minimal 2 tahun.
    
Di sisi lain banyak hal yang menjadi penyebab kanker. Menurut Eka Wibowo, penyebab kanker dapat sendiri dapat dikarenakan gen yang bersifat bawaan dari orang tua, bahan kimia, junk food, hingga radiasi akibat pemanasan global.

“Penyebab kanker bisa dikarenakan gen, orang  tua bisa membawa gen kanker. Di sisi lain setiap manusia memiliki potensi sel kanker, namun tidak semua sel kanker tersebut tumbuh”, jelas Eka Wibowo.
    
Sedangkan, junk food seperti mie, makanan cepat saji serta yang mengandung msg dan pengawet juga menjadi penyebab pengaktif sel kanker yang ada dalam tubuh manusia. Begitu juga dengan radiasi atas pemanasan global.

“Junk food dan radiasi bisa menjadi penyebab kanker bagi anak-anak maupun orang dewasa”, tutur Eka Wibowo.

 

back to top