Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Sleman-KoPi|Ketua Koordinator Panitia Lokasi 46 penyelenggara SBMPTN 2018 Yogyakarta, Prof. dr Margana, M.hum menghimbau para peserta tidak menggunakan cara curang saat ujian berlangsung. 
 
Margana menjelaskan cara-cara curang yang dimaksud dapat berbentuk seperti penawaran kunci jawaban hingga perjokian. Kepada peserta, ia menyampaikan agar jangan segan melaporkan kepada universitas dan kepolisian jika ada temuan kecurangan saat ujian.
 
"Jadi kalau memang ada orang  yang menjanjikan kunci jawaban atau tawaran kecurangan lainnya maka segera laporan ke universitas atau kepolisian," ujar Margana di gedung Rektorat UNY, ditulis Rabu (25/4).
 
Mengenai perjokian, pihaknya sudah menyiapkan sistem pengacak soal serta SOP yang jelas untuk ujian berbasis komputer. Sementara untuk ujian tulis, Panlok 46 memperkuat aturan dengan cara tidak mentolerir keterlambatan peserta yang datang ke tempat ujiannya.
 
Hal ini demi menghindari modus para joki yang sengaja datang ketempat ujian yang salah agar kertas jawaban ujiannya bisa dititipkan ditempat tersebut.
 
"Dulu itu, semisal ujiannya ditempatkan di UNY, tapi joki ini mengerjakan di STM 2. Dulu bisa dititipkan, padahal tidak tahu kalau ia sengaja modus untuk menjadi joki salah satu peserta. Jadi sekarang kalau masih ada sisa waktu kalau bisa dikerjakan ditempat ujian, semisal di UNY ya harus dikerjakan di UNY," ujar Ketua Koordinator yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor 1 UNY.
 
Selain penguatan sistem, alat pengacak sinyal dan pemasangan kamera pengawas CCTV juga akan digunakan saat pelaksanaan ujian. Oleh karenanya, peserta pun tidak diperbolehkan membawa handphone karena pengawasan diperketat. 
 
Tak hanya itu, petugas pengantar kertas ujian juga sama tidak diperbolehkan untuk membawa handphone selama bertugas. 
 
"Kepada petugas yang membawakan kertas ujian juga dilarang untuk membawa handphone untuk mengatasi kebocoran. Pengawasan kepada petugas dan peserta juga diperketat," tambahnya
 
Wakil rektor pun sekali lagi mengimbuhkan kepada orang tua agar selalu waspada terhadap perjokian. Pasalnya ia menegaskan bahwa setiap perguruan tinggi negeri(PTN) di Yogyakarta tidak menjanjikan sejumlah bayaran tertentu agar sang anak dapat diterima pada masuk PTN. 
back to top