Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Penembak misterius Magelang tertangkap

Penembak misterius Magelang tertangkap

Magelang-KoPi| Polisi Resort Kota Magelang berhasil menangkap yang diduga pelaku penembak misterius yang meresahkan warga Magelang beberapa waktu lalu. Terduga bernama Suradi bin Sujak (33 Tahun) warga Rejosari, Magersari Kota Magelang.

Polisi menyita barang bukti berupa sepucuk senapan angin laras panjang berikut amunisi, dua buah pedang dan satu buat alat pemukul.

Suradi ditangkap di rumahnya Magersari Kota Magelang, Juma'at, 29 April 2016 pukul 01.00 dan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya warga Magelang diresahkan oleh aksi teror dari penembak misterius. Setidaknya tiga karyawan perempuan mengaku menjadi korban penembakan yang terjadi tengah malam selama tiga hari berturut-turut.

Kejadian itu juga memunculkan spekulasi warga Magelang berkaitan dengan rencana pembangunan Chinatown di Borobudur.

back to top