Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Penembak misterius Magelang tertangkap

Penembak misterius Magelang tertangkap

Magelang-KoPi| Polisi Resort Kota Magelang berhasil menangkap yang diduga pelaku penembak misterius yang meresahkan warga Magelang beberapa waktu lalu. Terduga bernama Suradi bin Sujak (33 Tahun) warga Rejosari, Magersari Kota Magelang.

Polisi menyita barang bukti berupa sepucuk senapan angin laras panjang berikut amunisi, dua buah pedang dan satu buat alat pemukul.

Suradi ditangkap di rumahnya Magersari Kota Magelang, Juma'at, 29 April 2016 pukul 01.00 dan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya warga Magelang diresahkan oleh aksi teror dari penembak misterius. Setidaknya tiga karyawan perempuan mengaku menjadi korban penembakan yang terjadi tengah malam selama tiga hari berturut-turut.

Kejadian itu juga memunculkan spekulasi warga Magelang berkaitan dengan rencana pembangunan Chinatown di Borobudur.

back to top