Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Penembak misterius Magelang tertangkap

Penembak misterius Magelang tertangkap

Magelang-KoPi| Polisi Resort Kota Magelang berhasil menangkap yang diduga pelaku penembak misterius yang meresahkan warga Magelang beberapa waktu lalu. Terduga bernama Suradi bin Sujak (33 Tahun) warga Rejosari, Magersari Kota Magelang.

Polisi menyita barang bukti berupa sepucuk senapan angin laras panjang berikut amunisi, dua buah pedang dan satu buat alat pemukul.

Suradi ditangkap di rumahnya Magersari Kota Magelang, Juma'at, 29 April 2016 pukul 01.00 dan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya warga Magelang diresahkan oleh aksi teror dari penembak misterius. Setidaknya tiga karyawan perempuan mengaku menjadi korban penembakan yang terjadi tengah malam selama tiga hari berturut-turut.

Kejadian itu juga memunculkan spekulasi warga Magelang berkaitan dengan rencana pembangunan Chinatown di Borobudur.

back to top