Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Peneliti UGM Kumpulkan Ragam Sambal dari Seluruh Indonesia

Sleman-KoPi|Tim Peneliti UGM berhasil melakukan penelitian untuk mengindetifikasi  tentang informasi dan resep sambal dari seluruh Indonesia. Diketahui ada 322 macam sambal yang terdiri 257 macam sambal diantranya digunakan untuk masakan dan hidangan. Lalu berbagai jenis sambal itu dikelompokkan lagi menjadi sambal mentah 119 macam dan sambal masak 138 macam.

 

Namun begitu, umumnya bahan utama pembuatan sambal terdiri dari cabai, garam, dan terasi. Dari 257 ragam sambal terdaat 122 variasi bumbu. Adapun bumbu uang paling banyak digunakan adalah sambal bawang merah, bawang putih, gula kelapa, gula dan minyak goreng.

Prof Mudjiati Garjito selalu ketua tim peneliti, menuturkan pendataan sambal ini  digunakan untuk mendata dan menyusun profil sambal khas Indonesia yang nantinya akan segera dibukukan.

“Seluruh data ini akan kami bukukan ,” kata Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM dalam seminar nasional kuliner citaras pedas ‘Mengungkap Keunikan Kuliner Bercitarasa Pedas” yang dilaksanakan dalam rangka lustrum XI FTP UGM di Balai Pamungkas Yogyakarta, Selasa (8/5).

Dekan FTP UGM Prof. Eni Harmayani menuturkan sambal sudah menjadi identik dengan masakan dari Indonesia. Menurutnya sudah saatnya para pelau usaha kuliner dan pemerintah perlu mendukung agar sambal bisa dikenalkan ke dunia internasional sebagai simbol masakan khas Indonesia.

“Sehingga nantinya sambal menjadi identik dengan Indonesia,” ungkapnya.

Sejarawan UGM Fadly Rahman menuturkan salah satu sensasi yang tidak dapat dipisahkan dari kuliner Indonesia adalah citarasa pedas. Hal ini dibuktikan dari aneka sambal yang bertebaran jenisnya dalam tradisi kuliner lokal.  

“Pedas bukan hanya sekedar rasa namun dapat direfleksikan secara historis sebagai unsur pusaka dalam pembentukan cita rasa kuliner Indonesia,” katanya.

Owner Warung Spesial Sambal (SS), Yoyok Hery Wahyono mengatakan sambal menjadi salah satu ikon bisnis warung kuliner yang sudah digelutinya sejak 15 tahun terakhir. Ia menyebutkan ada 34 resep sambal yang disajikan di warung SS. Dari menu sambal yang ada tersebut menurutntya ia terus melakukan perbaikan agar terus menghasilkan cita rasa pedas sambal yang disukai oleh para pelanggan.

“Dari lima macam sambal yang paling disukai, sambal bawang bisa menghabiskan 1,2 juta porsi per bulannya,” kata alumnus UGM yang menyebutkan warung SS sudah memiliki 84 cabang yang sebagian besar berada di Jawa dan Bali. (Humas UGM/Gusti Grehenson) 

back to top