Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Pemkot Yogja peringati Hari Lansia Nasional yang ke 20

Pemkot Yogja peringati Hari Lansia Nasional yang ke 20

Jogja-KoPiDinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Kota Yogyakarta dan Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta memperingati Hari Lanjut Usia Nasional yang Ke-20 bertempat di Balaikota Yogyakarta, Ahad 22 Mei 2016.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional merupakan salah satu bentuk apresiasi Pemerintah Kota Yogyakarta bersama dengan Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta kepada para lansia di Yogyakarta. “Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tiap tahunnya dilaksanakan denga kondisi terbaik sebagai apresiasi pemkot terhadap lansia”, jelas Tri Kirana, Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu senam pagi, lomba macapat, dan fashion show. Senam Lansia diikuti oleh 45 kelurahan yang terbagi menjadi 14 kecamatan yang ada di Yogyakarta, tiap kelurahan diwakili oleh 15 orang lansia. Kemudian, untuk lomba macapat tiap kecamatan diwakili oleh satu orang. Begitu juga dengan fashion show yang mengusung pakem pakaian adat Yogyakarta yang tiap kecamatannya diwakili oleh satu pasangan.

Bupati Yogyakarta, Hariyadi mengatakan bahwa tua merupakan hal yang pasti, namun persoalannya kita tua memberi manfaat atau kah tidak. “Lansia merupakan karier kedua bagi suatu masyarakat, jadikan ini sebagai tempat yang inlkusif bukan eklusif, dalam artian menggandeng semuanya bersama-sama”, kata Hariyadi.

Sementara itu, Tri Kirana mengatakan bahwa pertumbuhan lansia di Yogyakarta akan semakin bertammbah hingga tahun 2020. Tri Kirana mengharapkan Lansia yang ada di Yogyakarta mampu meningkatkan keaktifannya di posyandu serta dalam kehidupan sehari-hari. “Apabila lansia tidak aktif maka kesehatan dan kecerdasannya akan down, banyak penyakit yang akan menyerang seperti gula darah, tekanan darah tinggi, asam urat, pikun, dan sebagainya”, kata Tri Kirana.

Tri Kirana dalam sambutannya juga meminta bantuan kepada lansia yang telah aktif untuk mengajak lansia yang belum aktif, diajak ke posyaandu dan aktif dalam kegiatan. “Apabila tidak mau ke posyandu harus diperiksa ke puskesmas sebulan sekali untuk memeriksakan kesehatannya yang berdampak pada pola makan dengan memanfaatkan Jamkesda”, papar Tri Kirana.

back to top