Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Pemkot berharap masyarakat tidak penuhi Malioboro di Tahun Baru

malioboro

Jogja-KoPi|Pemerintah Kota(Pemkot) Yogyakarta berharap konsentrasi masyarakat tidak lagi ada di Malioboro saat malam tahun baru. Dua agenda penyambutan tahun baru akan digelar di dua tempat berbeda di wilayah Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi fokus kumpul massa.

Wakil Wali Kota (Wawali) Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan dua lokasi tersebut berada di Mandala Krida dan juga di Xt Square. Ia pun mengimbuhkan hal ini dilakukan dalam rangka memecah titik kumpul dan konsentrasi masyarakat. Sehingga nantinya, masyarakat tidak harus selalu datang ke Titik nol hanya untuk menyambut tahun baru 2018..

"Memang di Jogja ini masyarakat paling banyak berkunjung ke Malioboro karena ini seolah menjadi pusat aktivitas. Akan ada dua acara digelar saat tahun nanti. Dua agenda ini dilakukan dalam rangka memecah konsentrasi masyarakat,"ujar Heroe saat ditemui di Pasar Pingit Yogyakarta, Sabtu (30/12).

Agenda yang digelar berupa pesta dan juga beberapa balapan menyambut detik-detik tahun baru. Balapan sendiri digelar di stadion Mandala krida dan beberapa acara panggung tahun baru digelar di Xt Square.

Heroe pun berharap masyarakat nanti dapat mendatangi dua agenda ini agar tidak melulu tahun baru selalu disambut di titik nol.

Tak lupa, pada tahun baru nanti, Heroe juga menghimbau kepada masyarakat agar memarkirkan kendaraan mereka ditempat parkir yang berizin dan sudah ditunjuk pemerintah. Seperti tempat parkir umum (TPU) Abu Bakar Ali atau Ngabean. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi merasa tertipu atau kecewa pada pelayanan parkir di kota Yogyakarta.

"Berparkirlah di tempat parkir yang dizinkan ,karena lokasi tersebut sudah pasti mengikuti aturan dan tarifnya sudah diatur secara resmi oleh pemerintah,"himbaunya.

Terakhir ,ia juga menuturkan masyarakat atau wisatawan tidak harus datang ke Malioboro saat jam-jam keramaian,seperti siang hari atau sore hari. Lanjutnya, Malioboro juga bisa dinikmati saat malam hari diatas jam 9 malam atau shubuh hingga jam 10 pagi

"Bisa saat pagi-pagi itu masih sepi atau malam jam sembilan keatas itu masih ramai. Jadi saat liburan masyarakat bisa menikmati kapan saja karena Malioboro 24 jam," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top