Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Pemkot berharap masyarakat tidak penuhi Malioboro di Tahun Baru

malioboro

Jogja-KoPi|Pemerintah Kota(Pemkot) Yogyakarta berharap konsentrasi masyarakat tidak lagi ada di Malioboro saat malam tahun baru. Dua agenda penyambutan tahun baru akan digelar di dua tempat berbeda di wilayah Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi fokus kumpul massa.

Wakil Wali Kota (Wawali) Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan dua lokasi tersebut berada di Mandala Krida dan juga di Xt Square. Ia pun mengimbuhkan hal ini dilakukan dalam rangka memecah titik kumpul dan konsentrasi masyarakat. Sehingga nantinya, masyarakat tidak harus selalu datang ke Titik nol hanya untuk menyambut tahun baru 2018..

"Memang di Jogja ini masyarakat paling banyak berkunjung ke Malioboro karena ini seolah menjadi pusat aktivitas. Akan ada dua acara digelar saat tahun nanti. Dua agenda ini dilakukan dalam rangka memecah konsentrasi masyarakat,"ujar Heroe saat ditemui di Pasar Pingit Yogyakarta, Sabtu (30/12).

Agenda yang digelar berupa pesta dan juga beberapa balapan menyambut detik-detik tahun baru. Balapan sendiri digelar di stadion Mandala krida dan beberapa acara panggung tahun baru digelar di Xt Square.

Heroe pun berharap masyarakat nanti dapat mendatangi dua agenda ini agar tidak melulu tahun baru selalu disambut di titik nol.

Tak lupa, pada tahun baru nanti, Heroe juga menghimbau kepada masyarakat agar memarkirkan kendaraan mereka ditempat parkir yang berizin dan sudah ditunjuk pemerintah. Seperti tempat parkir umum (TPU) Abu Bakar Ali atau Ngabean. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi merasa tertipu atau kecewa pada pelayanan parkir di kota Yogyakarta.

"Berparkirlah di tempat parkir yang dizinkan ,karena lokasi tersebut sudah pasti mengikuti aturan dan tarifnya sudah diatur secara resmi oleh pemerintah,"himbaunya.

Terakhir ,ia juga menuturkan masyarakat atau wisatawan tidak harus datang ke Malioboro saat jam-jam keramaian,seperti siang hari atau sore hari. Lanjutnya, Malioboro juga bisa dinikmati saat malam hari diatas jam 9 malam atau shubuh hingga jam 10 pagi

"Bisa saat pagi-pagi itu masih sepi atau malam jam sembilan keatas itu masih ramai. Jadi saat liburan masyarakat bisa menikmati kapan saja karena Malioboro 24 jam," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top