Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Pemetaan potensi radikalisme dan terorisme di Jambi

Pemetaan potensi radikalisme dan terorisme di Jambi

Merangin-KoPi| Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Merangin mengadakan Focus Group Discussion (FGD). FGD tersebut mengangkat tema "Pemetaan Potensi Radikalisme dan Terorisme Di Provinsi Jambi, Pada Kabupaten Merangin".

Narasumber yaitu Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi Lukman Jafri, Sekretaris FKPT Sigit Eko Yuwono dan Kepala Bidang penelitian FKPT, Mulawarman. Forum tersebut dalam naungan Badan Nasional Prnanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kita mau mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan segala bentuk yang berbau terorisme atau tidak ada lagi masyarakat yang melakukan tindakan Radikalisme dan terorisme," Kata Lukman Jafri, Ketua FKPT Jambi, di Merangin.

Lukman, menjelaskan kegiatan ini selain bagian dari agenda FKPT Provinsi Jambi juga sebagai upaya pihaknya untuk secara bersama-sama masyarakat melawan hal tersebut, Baik sebagai ideologi maupun tindakan.

Lukman, berharap dengan adanya FGD ini, kedepan tidak ada lagi orang atau kelompok dalam provinsi jambi yang terlibat dalam gerakan-gerakan yang berbau terorisme dan radikalisme.

"Harapannya kedepan Di Jambi dan termasuk Merangin, tidak ada lagi orang atau kelompok yang terlibat, dan bersih baik secara orang maupun tindakan," Ujar Lukman.

Lukman, mengungkapkan Saat ini berdasarkan hasil penelitian pihaknya ditahun 2016 ini diketahui bahwa kabupaten Merangin berpotensi bagi tumbuh dan berkembangnya radikalisme dan terorisme.

Hal ini berdasarkan angka kategori dalam penelitian adalah sebesar 59,97 dibandingkan dengan nilai yang diharapkan, yakni 62,481 sampai dengan 81, 230 (tidak berpotensi).

"Kondisi Merangin, potensinya memang ada, terlebih lagi daerah ini termasuk wilayah perlintasan, tentunya dengan keterbukaan segala sistem yang masuk saat ini, juga menjadi salah satu faktor penyebabnya," Ungkapnya.

"Pengaruh proses adaptasi Masyarakat murni atau masyarakat asli dengan masyarakat pendatang dan Potensi pengaruh perilaku perekonomian baik legal maupun ilegal. Ada permasalahan, baik secara perekonomian maupun kebijakan lokal," Tambahnya.

Pada FGD kali ini, juga dihadiri dari setiap perwakilan Tokoh Masyarakat dan tokoh adat kabupaten Merangin serta tokoh pemuda daerah setempat.|Charles

back to top