Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Pelaku klithih di Yogyakarta rata-rata broken home

Pelaku klithih di Yogyakarta rata-rata broken home

Jogja-KoPi| Kapolresta Yogyakarta Tommy Wibisono menghimbau kepada semua orang tua agar lebih memperhatikan anaknya yang duduk di bangku sekolah. Menurutnya kasus klitih yang terjadi pada Sabtu (11/3) di Balaikota rata-rata pelaku klitih memiliki latar belakang keluarga yang tak harmonis sehingga orang tua kurang memantau anak mereka.

"Sang Joki, AI, kedua orang tuanya sudah berpisah saat usia sembilan bulan, rata-rata disini pelaku berusia di bawah umur dan broken home," jelas Tommy memberikan keterangan pada pers di Polresta DIY, Selasa (14/3)

Tommy berpesan kepada semua orang tua agar bertindak tegas kepada anaknya. Seperti tidak memberikan kendaraan motor atau mobil jika belum saatnya. Tidak hanya itu,Tommy juga meminta kepada semua orang tua juga tidak memberikan izin untuk keluar malam.

"Mereka padahal masih sekolah, jadi ya tidak boleh pergi malam-malam dan pulang larut sampai jam 2 pagi," tegas Tommy.

Sementara itu, Kapolda DIY, Brigjend Ahmad Dofiri meminta orangtua agar mencegah anak bertindak kriminal. Aturan yang tegas dan perhatian penuh pada anak menjadi kunci mengantisipasi tindak klitih di Yogyakarta.

"Pihak orang tua harus memberikan perhatian penuh ke anajbya,kalo mereka dibawah umur jangan diberikan motor. Dalam mengantisipasi klitih ini perlu ada kerja sama dari semua pihak, kepolisian, keluarga, masyarakat dan banyak lagi," tekan Ahmad Dofiri.

Berkaitan dengan kasus klitih di Yogyakarta sendiri yang mulai mengarah ke tingkat yang mengkhawatirkan, Ahmad Dofiri meminta masyarakat agar tetap tenang. Ahmad beserta kepolisian akan terus menjaga keamanan malam hari dengan mengintesifkan razia dan patroli malam untuk mencegah tindakan kasus klitih.

"Ya masyarakat tidak apa apa menikmati waktu malam Yogyakarta, kita kepolisian akan mengintesifkan kegiatan patroli malam dan razia, kita tidak ingin melarang larang masyarakat dengan aturan larangan jam khusus," pungkas Ahmad Dofiri. |Syidiq Syaiful Ardli

back to top