Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Pasca Idul Adha 1437 H, Bupati Merangin Sidak

Pasca Idul Adha 1437 H, Bupati Merangin Sidak

Merangin-KoPi| Pasca Lebaran Idul Adha 1437 H (13/9), Bupati Merangin H Al Haris melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah kantor di jajaran Pemkab Merangin, Provinsi Jambi.

Bupati memulai sidak-nya pukul 07.15 Wib langsung menuju kantor Inspektorat, Para pegawai Inspektorat yang tengah menggelar apel pagi, cukup kaget atas kehadiran bupati yang tiba-tiba di saat tengah mengadakan apel.

‘’Saya ingin mengecek langsung kehadiran para pegawai setelah libur panjang Hari Raya Idul Adha,’’ujar Bupati yang kemudian melanjutkan sidak ke kantor Dinas Pertanian Merangin.

Sejumlah pegawai juga terlihat kaget melihat kemunculan bupati yang mendadak tersebut. Ramai-ramai para pegawai kemudian mengisi absen kehadirannya.

Setelah itu Bupati dan rombongan bertolak ke Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Merangin. Pemandangan yang sama juga terlihat, para pegawai sibuk mengisi absen.

Selanjutnya bupati didampingi Kabag Humas Thoher, berjalan kaki ke Dinas Pendapatan Daerah, Bappeda, Disperindagkop, Diknas, Kantor Arsip dan Perpusataan yang letaknya berderetan di jalur dua Kantor Bupati Merangin.

Menariknya saat berjalan kaki ke kantor-kantor tersebut, bupati tidak lewat pintu depan, tapi lewat pintu belakang. Kehadiran bupati yang sama sekali tidak disangka-sangka itu, membuat para pegawai jadi begong.

Beberapa pegawai yang melihat kehadiran bupati, langsung mengejar absen untuk diisi. Tapi sayang bupati lebih dulu menanyakan dan mengambil absen tersebut.

Namun demikian bupati memberikan kesempatan kepada para pegawai yang hadir terlambat, untuk mengisi absen. Disaksikan bupati, para pegawai berebut ingin mengisi absen, sebelum diambil bupati.

Bupati kemudian bergeser ke Setda Merangin, menuju ruang Bagian Organisasi yang bertanggungjawab atas absen kehadiran pegawai di Setda. Para pegawai Setda yang telah apel sejak pukul 07.15 Wib bersama Sekda Merangin H Sibawaihi, tentu telah siap dengan absen semua bagian.

Saat mengambil apel, Sekda mengingatkan para pegawai untuk terus disiplin waktu dan berpakaian. ‘’Tidak ada pegawai laki-laki yang bajunya dikeluarkan, semua harus masuk rapi dilengkapi dengan atribut yang lengkap,’’ujar Sekda.

Tidak sampai disitu, bupati kemudian melanjutkan sidak menuju ke Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Merangin. Didinkes itu, bupati menyaksikan sendiri para pegawai kalang kabut mengisi absen kehadiran.

Bupati bersama rombongan kemudian ke Dinas Nakertrans, Badan Lingkungan Hidup, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Dukcapil, Rumah Sakit Umum Kol Abundjani Bangko dan Dinas Pariwisata dan Pemuda.

‘’Dari hasil sidak yang saya lakukan, para pegawai banyak yang tidak konsisten. Sebab masih banyak pegawai yang belum masuk kerja di H+2 Idul Adha ini. Jumlah kehadiran seluruhnya hanya sekitar 40 persen,’’jelas Bupati.

Para pegawai yang belum masuk kerja dan mangkir pada hari pertama masuk kerja pasca Lebaran Idul Adha tersebut, akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.|Charles

back to top