Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Pasar relokasi Candi Borobudur kebakaran

Pasar relokasi Candi Borobudur kebakaran

Borobudur – KoPi- Pasar Ular atau pasar di relokasi Taman Wisata Candi Borobudur, Terbakar hari ini,  Kamis, 2 Oktober 2014, pukul 13.00 WIB.

Salah satu kios milik Reni yang berada di Pintu Tiga habis terbakar dan mulaii mejalar  ke bebrapa  kios pakaian didalam lingkungan relokasi. Nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pasar relokasi  atau biasa disebut Pasar Ular merupakan pasar baru yang disediakan PT Taman Wisata Candi Borobudur sejak lima tahun terakhir.

Reni, pemilik kios dan beberapa pedagang yang menjadi korban kebakaran belum mampu memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan.

lanjut baca: Korbang kebakaran pasar relokasi Borobudur, berjualan darurat

Reporter: Suci Wulandari

back to top