Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Pasar Kangen 2016: sensasi bagi kawula muda dan nostalgia bagi orang tua

Pasar Kangen 2016: sensasi bagi kawula muda dan nostalgia bagi orang tua

Jogja-KoPi| Pasar Kangen Jogja tahun ini memasuki tahun ke-9 pelaksanaannya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Pasar kangen Jogja kembali digelar di Taman Budaya Yogayakarta 19-27 Juli 2016. 

Ada 68 stand kuliner tradisi yang siap menyajikan sensasi bagi kawula muda dan nostalgia bagi orang tua. Selain itu bakal juga diramaikan 51 stand kerajinan dan barang lawasan yang bakal mengaduk-aduk memori dan kenangan masa-lalu tentang kota Jogja.

Kegiatan Pasar Kangen Jogja dilakukan untuk memberikan ruang kepada pelaku seni tradisi di Jogja. Untuk pelaksanaan tahun ini, pelaksanaannya nanti mencoba menitik beratkan untuk mengembalikan khitah Pasar Kangen Jogja yang memang  dilangsungkan untuk memberikan ruang kepada mereka yang masih memegang teguh nilai-nilai tradisi.

“Kami melakukan seleksi ketat untuk pengisi stand kuliner, agar kuliner yang hadir memang yang benar-benar tradisi khas Jogja. Selama pelaksanaannya nanti penjaga standnya diwajibkan mengenakan pakaian tradisi juga, ini yang membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya, “ ujar Ong Hariwahyu, ketua panitya Pasar Kangen Jogja.

Stand kuliner yang hadir dalam Pasar kangen nanti bakal menyajikan beragam dagangan mulia dari kuliner lawasan seperti thiwul, lopis ketan, wedang uwuh, cenil, sate gajih, sate kere, kipo, dan sejenisnya.

Produk kerajinan berbasis lawasan juga digelar seperti wayang kardus, topeng kayu, boneka disney, cincin akik, kaset lawasan, piringan hitam, poster dan majalah jadul, kaos motif lawasan dan koleksi buku-buku lawasan.

Berbeda dengan Pasar KangenJogja sebelumnya, tahun ini Pasar Kangen Jogja mengangkat tema: Pasar Aja Ilang Kumandhange. Tema ini sengaja dipilih untuk mengingatkan kembali kepada publik, bahwa pasar selain peristiwa ekonomi yang terjadi disana juga ada peristiwa sosial yang menjadi ruh sebuah pasar.

"Kumandhange Pasar itu terjadi karena dulu adanya trasaksi dengan dialog antara pembeli dan pedagang, proses tawar-menawaran dagangan. Disitu nilai-nilai kearifan lokal muncul, nilai-nilai kemanusiaan saling dipupuk bersama. Karakter pasar seperti inilah yang sekarang hilang ketika Pasar Tradisional mulai digusur oleh hadirnya Mall dan toko-toko berjejaring yang saat ini mulai merambah kedesa-desa," ungkap Ong Hariwahyu.

Selain hadirnya aneka kuluiner tradisi serta kerajinan, selama pelaksanaan Pasar Kangen Jogja juga bakal dimeriahkan 20 kelompok kesenian tradisional. Jenis kesenian tradisi yang bakal adalah keroncong, jathilan, reog, wayang orang, kethoprak, wayang kulit, ndolalak, angguk, dan kesenian tradisi lainnya. Ditempat ruang pameran TBY juga digelar Pameran Wayang Nusantara, yang menghadirkan 200 lukisan Wayang dari berbagai daerah di Indonesia.

Seluruh rangkaian acara Pasar Kangen Jogja digelar di halaman Taman Budaya Yogyakarta ini, terbuka untuk umum dan gratis. (*)

back to top