Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Panwaslu Kota Yogyakarta tetap tindaklanjuti temuan pelanggaran kampanye Kapolsek Mantrijeron

Panwaslu Kota Yogyakarta tetap tindaklanjuti temuan pelanggaran kampanye Kapolsek Mantrijeron

Jogja-KoPi| Dugaan pelanggaran pemilihan terkait ketidaknetralan anggota kepolisian langsung direspon secara cepat oleh Kapolresta Yogya Tommy.

Menurut pihak Panwaslu Yogya Kapolres langsung mencopot Kompol Totok Sowantoro, SH dari posisinya sebagai Kapolsek Mantrijeron. Tindakan tegas tersebut sangat diapresiasi oleh Panwas Kota Yogyakarta.

Kasus ketidaknetralan anggota Polri terungkap ketika Minggu, tanggal 6 November 2016, Panwascam Mantrijeron melakukan pengawasan kampanye yang diselenggarakan paslon nomor 2 di area selokan Tanjung Kiri, Gang Banjarsari RT 79 RW 17, Dukuh, Kelurahan GedongKiwo, Kecamatan Mantrijeron.

Kompol Totok Suwantoro yang menyumbang lagu berjudul BALEN syair yang diubah (…..dukung pak Haryadi ora ono liyo……). Nyanyian tersebut diduga mengandung dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh anggota polisi.

Dalam Kode Etik Profesi Polisi Pasal 12 e disebutkan bahwa “Setiap anggota Polri dilarang melibatkan diri dalam politik praktis”. Hal tersebut dikuatkan dalam Undang-Undang RI Tahun 2016 Pasal 71 ayat (1) berbunyi

“Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/POLRI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon”

Keputusan Kapolres Kota Yogyakarta merupakan shock therapy agar tidak terjadi lagi kasus serupa dikemudian hari. Meskipun Kompol Totok Suwantoro, SH dicopot sebagai Kapolsek Mantrijoron, Pihak Panwaskota Yogyakarta tetap akan menindaklanjuti temuan dengan nomor 002/TM/PANWASKOT-YKA/11/2016 ini sesuai Perundang-undangan yang berlaku.

Pihak Panwaskota juga memiliki bukti kuat atas kasus ini berupa foto dan rekaman video, selanjutnya pihak Panwaskota akan segera melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus ini.
Demikian Pilkeska Hiranurpika, SH., M.Si dari Panwaslu Kota Yogyakarta memberikan keterangan.

back to top