Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Pakde Karwo Kumpulkan 5 Daerah Bahas Perkembangan Imunisasi MR

Pakde Karwo Kumpulkan 5 Daerah Bahas Perkembangan Imunisasi MR

Surabaya-KoPi| Gubernur Jatim H. Soekarwo secara mendadak mengumpulkan 5 daerah yang dinilai masih belum memenuhi target nasional sebesar 95 persen dalam melaksanakan imunisasi serentak vaksin Measles Rubella (MR) di seluruh Jawa Timur. Lima daerah tersebut diantaranya Kota Batu, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Lumajang di Gedung Negara Grahadi, Rabu (27/9).

Orang nomor satu di Jatim ini memimpin secara langsung rapat tersebut didampingi Direktur Unicef untuk Pulau Jawa, Arie Rukmantara bersama Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jatim, Dr. Kohar Hari Santoso. Meski tak dihadiri kepala daerah di lima wilayah tersebut, rapat tersebut berjalan maraton.

Dalam arahannya, Pakde Karwo – sapaan akrab Gubernur Jatim tersebut menyampaikan, secara garis besar pelaksanaan imunisasi vaksin MR di Jawa Timur. Dalam pelaksanaan tersebut, Jatim sudah mencapai hasil yang cukup menggembirakan dengan prosentase capaian secara menyeluruh hingga 103,06 persen.

“Secara garis besar Jatim sudah memenuhi target,” kata Pakde Karwo.

Namun, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, pelaksanaan imunisasi vaksin MR, 5 daerah masih belum memenuhi target nasional. Dari data yang masuk di Unicef per 26 September 2017, Kota Batu masih mencapai 88,97 persen, Kabupaten Pamekasan (96,14 persen), Kabupaten Bangkalan (96,79 persen), Kabupaten Sumenep (93,44 persen) dan Kabupaten Lumajang (85,15 persen).

“Untuk Lumajang tadi sudah menyanggupi dan bisa mencapai 95 persen sebelum tanggal 30 September mendatang. Dan kita sepakat akan kita tambah selama 2 minggu lagi,” katanya.

Sedang untuk 4 kabupaten lainnya, Pakde Karwo akan memerintahkan kepada Kepala Dinas KesehatanProvinsi Jatim untuk terjun ke empat wilayah tersebut. “Nanti kita pusatkan di Dinas Kesehatan saja. Dan nanti setiap saat akan kita pantau bersama perkembangannya,” ujarnya.

Selain membentuk tim, Pakde Karwo juga meminta kepada seluruh unsur, mulai Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kanwil Agama, MUI, Muhamadiyah, NU, Fatayat, Muslimat hingga Babinsa dan Babikamtibmas di seluruh kabupaten/kota ikut membantu mencapai pemenuhan target tersebut.

“Kita berharap agar empat daerah tadi bisa mencapai diatas 95 persen lah. Karena kita harus bisa memberikan sumbangan kepada anak-anak kita dalam tumbuh kembang mereka,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Unicef untuk Pulau Jawa, Arie Rukmantara menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas pencapaian yang sudah dilaksanakan di Jawa Timur. Pasalnya, kampanye imunisasi vaksin MR di pulau Jawa paling timur ini sudah memenuhi target secara nasional. Jika dibanding dengan provinsi lain di seluruh Indonesia, Jawa Timur sudah mencapai 103,06 persen.

“Ini semua berkat pak gubernur dan media serta tim yang ikut terlibat dan melihat sendiri. Dan Jawa Timur adalah yang terbaik,” ujar Arie.

Meski terdapat 5 kabupaten/kota di Jatim yang masih belum memenuhi target, diharapkan hingga 2 minggu kedepan ketertinggalan tersebut mampu terpenuhi.

“Ini semua kita apresiasi dengan baik. Untuk itu kita memberikan penghargaan setinggi-tingginya sebagai provinsi teladan, tidak hanya regional saja tetapi secara dunia. Dan rencananya akan kita agendakan (diundang Unicef menerima penghargaan, Red),” ujarnya. (Humas Pemprov Jatim/***)

back to top