Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Pakde Karwo Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Gus Dur

Pakde Karwo Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Gus Dur
Jombang-KoPi| Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendampingi Panglima TNI Republik Indonesia, Jenderal TNI  Gatot Nurmantyo berziarah ke makam Presiden Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jalan Irian Jaya No. 10 Tebuireng, Diwek, Kab. Jombang, Senin (18/9).
 
Ziarah diawali dengan penghormatan, mengheningkan cipta dan meletakkan karangan bunga. Kemudian, penghormatan akhir dan ditutup dengan doa. 
 
Kepada media, Panglima TNI, Jenderal TNI  Gatot Nurmantyo mengatakan, tujuan ziarah untuk mengingatkan seluruh pihak, terutama jajaran TNI agar meneladani jiwa pejuang dari para kiai dan santri yang tidak takut mati ketika melawan penjajah dan sekutu pada 10 November 1945 lalu.
 
“Waktu itu, kiai dan santri bersatu dengan TNI bersama-sama melawan Inggris dan sekutunya. Inilah yang dikatakan bahwa bangsa ini tidak takut mati. Perlu saya ingatkan, bahwa yg membunuh pimpinan musuh, yakni Brigadir Jenderal AWS Mallaby bukanlah TNI, tapi santri membunuh” katanya.
 
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, KH. Kikin Abdul Hakim atau yang akrab disapa Gus Kikin, Gus Lukman, serta para pimpinan dan pasukan TNI. (humasjatim:adit)
 
Surabaya, 18 September 2017 
KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
TTD
Drs. Benny Sampirwanto, M.Si.
NIP. 19650718 199003 1 005
 
back to top