Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Paguyuban Angklung Jogja : Tempat pementasan angklung yang ditawarkan Satpol PP tidak startegis

Paguyuban Angklung Jogja : Tempat pementasan angklung yang ditawarkan Satpol PP tidak startegis

Jogja-KoPi| Paguyuban Angklung Yogyakarta (PAY) merasa sembilan titik pementasan yang ditawarkan Satuan Pamong Praja DIY tidak strategis.

 

“Tempat-tempat yang diberikan untuk pementasan kami kurang strategis, hanya ramai di hari Sabtu dan Minggu”, jelas Catur Dwi Santoso, Ketua Paguyuban Angklung Yogyakarta (PAY), saat diwawancarai dalam aksi penolakan Surat Peringatan (SP) Satuan Pamong Praja DIY di depan Gedung DPRD DIY, Senin (10/4).

Satuan Pamong Praja DIY saat mengeluarkan SP 2 Nomor 1880/01525/C pada tanggal 23 Maret 2017 tentang Operasional Pengamen Angklung, berjanji memberikan sembilan tempat bagi PAY untuk melakukan pementasan. Tempat-tempat tersebut yaitu tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta.

“Ada Sembilan tempat yang dijanjikan oleh Satpol PP saat mengeluarkan SP 2, dan semuanya tempat wisata. Seperti, Alun-alun Kidul, Alun-alun Utara, Gembira Loka, dan lainnya. Tapi sampai sekarang belum dipenuhi janjinya”, kata Catur.

Kemudian menurut Catur, kesembilan tempat tersebut tidak strategis untuk pementasan angklung.

“Tempat wisata hanya ramai pada hari Sabtu dan Minggu. Bagaimana dengan hari-hari sebelumnya. Selain itu, tidak semua tempat wisata buka 24 jam. Alun-alun kidul hanya bisa pas malam hari, begitu juga dengan Alun-alun utara. Kita jadi susah untuk mengatur jadwalnya”, jelasnya.

Ia menambahkan agar Satuan Pamong Praja memberikan tempat yang tepat dan strategis bagi Pemain angklung untuk bermain.

“Seharusnya Satpol PP memberikan tempat yang strategis seperti di mall-mall yang ramai setiap hari, bukan hanya di hari Sabtu dan Minggu seperti tempat wisata”, tambahnya.

 

back to top