Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Magelang-KoPi| Sebanyak 120 anak TK/Paud Bhayangkara Magelang didampingi guru /pengasuh berkunjung ke Museum Taruna Abdul Djalil Akmil - Magelang (28/1).

Tampak wajah anak-anak yang penasaran saat pemandu menjelaskan sejarah terkait koleksi yang dipamerkan. Sebelumnya anak-anak diajak masuk ke-ruang Auditorium untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya melihat pemutaran film profil Akmil.

Rombongan kedua dari SMA Negeri I Rogo Jampi - Banyuwangi dengan 320 siswa dan 25 guru pendamping jam 8.30 WIB tiba di Ksatrian Akmil, diterima oleh Kepala Museum kemudian rombongan di bagi tiga kelompak, kelompok I (120 siswa) diajak keliling ksatrian Akmil dipandu oleh petugas museum, kelompok II (100 siswa) masuk ke  ruang museum Pra-AMN dan kelompok III (100siswa) diajak masuk keruang Auditorium, ketiga kelompok secara bergantian/bergiliran masuk keruang museum dan keliling ksatrian Akmil.

Jeda waktu nunggu giliran para siswa dan guru pendamping istirahat ditaman meriam yang berada disamping gedung museum. Nasionalisme menjadi bagian penting dari pembangunan sebuah negara. Sebab dengan kekuatan itulah anak-anak bangsa akan mampu berjuang untuk masa depan Indonesia. Untuk mengokohkan semangat nasionalisme dan memotivasi siswa dalam pembinaan diri perlu dibekali dengan pemahaman akan nilai-nilai sejarah Indonesia.

Berkunjung ke museum merupakan cara menumbuhkan rasa kecintaan anak bangsa terhadap sejarah. Kunjungan belajar kemuseum Taruna kali ini semoga bermanfaat, menambahkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, bangga berbangsa dan bernegara indonesia.

back to top