Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Magelang-KoPi| Sebanyak 120 anak TK/Paud Bhayangkara Magelang didampingi guru /pengasuh berkunjung ke Museum Taruna Abdul Djalil Akmil - Magelang (28/1).

Tampak wajah anak-anak yang penasaran saat pemandu menjelaskan sejarah terkait koleksi yang dipamerkan. Sebelumnya anak-anak diajak masuk ke-ruang Auditorium untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya melihat pemutaran film profil Akmil.

Rombongan kedua dari SMA Negeri I Rogo Jampi - Banyuwangi dengan 320 siswa dan 25 guru pendamping jam 8.30 WIB tiba di Ksatrian Akmil, diterima oleh Kepala Museum kemudian rombongan di bagi tiga kelompak, kelompok I (120 siswa) diajak keliling ksatrian Akmil dipandu oleh petugas museum, kelompok II (100 siswa) masuk ke  ruang museum Pra-AMN dan kelompok III (100siswa) diajak masuk keruang Auditorium, ketiga kelompok secara bergantian/bergiliran masuk keruang museum dan keliling ksatrian Akmil.

Jeda waktu nunggu giliran para siswa dan guru pendamping istirahat ditaman meriam yang berada disamping gedung museum. Nasionalisme menjadi bagian penting dari pembangunan sebuah negara. Sebab dengan kekuatan itulah anak-anak bangsa akan mampu berjuang untuk masa depan Indonesia. Untuk mengokohkan semangat nasionalisme dan memotivasi siswa dalam pembinaan diri perlu dibekali dengan pemahaman akan nilai-nilai sejarah Indonesia.

Berkunjung ke museum merupakan cara menumbuhkan rasa kecintaan anak bangsa terhadap sejarah. Kunjungan belajar kemuseum Taruna kali ini semoga bermanfaat, menambahkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, bangga berbangsa dan bernegara indonesia.

back to top