Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Magelang-KoPi| Sebanyak 120 anak TK/Paud Bhayangkara Magelang didampingi guru /pengasuh berkunjung ke Museum Taruna Abdul Djalil Akmil - Magelang (28/1).

Tampak wajah anak-anak yang penasaran saat pemandu menjelaskan sejarah terkait koleksi yang dipamerkan. Sebelumnya anak-anak diajak masuk ke-ruang Auditorium untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya melihat pemutaran film profil Akmil.

Rombongan kedua dari SMA Negeri I Rogo Jampi - Banyuwangi dengan 320 siswa dan 25 guru pendamping jam 8.30 WIB tiba di Ksatrian Akmil, diterima oleh Kepala Museum kemudian rombongan di bagi tiga kelompak, kelompok I (120 siswa) diajak keliling ksatrian Akmil dipandu oleh petugas museum, kelompok II (100 siswa) masuk ke  ruang museum Pra-AMN dan kelompok III (100siswa) diajak masuk keruang Auditorium, ketiga kelompok secara bergantian/bergiliran masuk keruang museum dan keliling ksatrian Akmil.

Jeda waktu nunggu giliran para siswa dan guru pendamping istirahat ditaman meriam yang berada disamping gedung museum. Nasionalisme menjadi bagian penting dari pembangunan sebuah negara. Sebab dengan kekuatan itulah anak-anak bangsa akan mampu berjuang untuk masa depan Indonesia. Untuk mengokohkan semangat nasionalisme dan memotivasi siswa dalam pembinaan diri perlu dibekali dengan pemahaman akan nilai-nilai sejarah Indonesia.

Berkunjung ke museum merupakan cara menumbuhkan rasa kecintaan anak bangsa terhadap sejarah. Kunjungan belajar kemuseum Taruna kali ini semoga bermanfaat, menambahkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, bangga berbangsa dan bernegara indonesia.

back to top