Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Magelang-KoPi| Sebanyak 120 anak TK/Paud Bhayangkara Magelang didampingi guru /pengasuh berkunjung ke Museum Taruna Abdul Djalil Akmil - Magelang (28/1).

Tampak wajah anak-anak yang penasaran saat pemandu menjelaskan sejarah terkait koleksi yang dipamerkan. Sebelumnya anak-anak diajak masuk ke-ruang Auditorium untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya melihat pemutaran film profil Akmil.

Rombongan kedua dari SMA Negeri I Rogo Jampi - Banyuwangi dengan 320 siswa dan 25 guru pendamping jam 8.30 WIB tiba di Ksatrian Akmil, diterima oleh Kepala Museum kemudian rombongan di bagi tiga kelompak, kelompok I (120 siswa) diajak keliling ksatrian Akmil dipandu oleh petugas museum, kelompok II (100 siswa) masuk ke  ruang museum Pra-AMN dan kelompok III (100siswa) diajak masuk keruang Auditorium, ketiga kelompok secara bergantian/bergiliran masuk keruang museum dan keliling ksatrian Akmil.

Jeda waktu nunggu giliran para siswa dan guru pendamping istirahat ditaman meriam yang berada disamping gedung museum. Nasionalisme menjadi bagian penting dari pembangunan sebuah negara. Sebab dengan kekuatan itulah anak-anak bangsa akan mampu berjuang untuk masa depan Indonesia. Untuk mengokohkan semangat nasionalisme dan memotivasi siswa dalam pembinaan diri perlu dibekali dengan pemahaman akan nilai-nilai sejarah Indonesia.

Berkunjung ke museum merupakan cara menumbuhkan rasa kecintaan anak bangsa terhadap sejarah. Kunjungan belajar kemuseum Taruna kali ini semoga bermanfaat, menambahkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, bangga berbangsa dan bernegara indonesia.

back to top