Menu
Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Prev Next

Menhub: Penggusuran rumah warga untuk bandara baru sudah toleran

Menhub: Penggusuran rumah warga untuk bandara baru sudah toleran

Sleman-KoPi|Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan penggusuran rumah warga di desa akibat pembangunan bandara baru, dirasa sudah melewati prosesi konsinyasi dan penuh toleransi.

Hal ini disampaikan Budi Karya merespon aksi penolakan sejumlah warga pasca aksi penggusuran dua hari lalu (5/12) oleh Satpol PP, Polres Kalunprogo, dan PT Angkasa Pura. Aksi penggusuran pun juga diikuti laporan adanya kerusuhan dan kemungkinan adanya kekerasan saat eksekusi.

Budi pun melihat seharusnya saat ini sudah tidak ada masalah dalam pembebasan tanah di Bandara Baru New Yogyakarta AirPort (NYIA). Ia mengatakan akan meninjau kembali proses pembangunan bandara jika memang ada temuan masalah pada proses pembebasan kembali.

"Kalau saya lihat pada permen pembebasan itu , permen itu sudah begitu toleran. Sudah ada proses konsinyasi dan pembayaran sudah dilakukan. Apabila jika ada masalah , akan saya coba lihat lagi dan akan dicarikan jalan baiknya,"katanya saat dijumpai di UGM, Kamis(7/12).

Budi pun mengakui, proses pembebasan tanah ini merupakan suatu proses yang penuh pro dan kontra. Oleh karenanya, pihaknya bersama pemerintah berjanji akan sangat berhati-hati dalam menangani masalah ini.

Sementara pendekatan yang dikedepankan pemerintah adalah persuasif untuk menghadapi masalah serupa dimasa mendatang.

"Strategi pendekatannya persuasif, dan kami (pemerintah )sangat berhati-hati dalam menghadapi masalah ini,"tutur Budi.

Terkait peristiwa penggusuran di Kecamatan Temon, untuk sementara,saat ini dirinya belum bisa memberikan komentar lebih pada kejadian kemarin. Ia hanya menyampaikan bahwa pembangunan bandara baru nanti akan berdampak besar bagi perekonomian di Yogyakarta.

"Bandara Kulonprogo ini nantinya akan memberikan dampak ekonomi dan pariwasata yang luar biasa di Jogja. Jogja ini akan luar biasa jika bisa menjadi seperti Bali mampu menerima 5 juta turis. Saya pikir dari 99 orang Jogja mau akan hal ini ,mari kita bangkitkan Jogja sebagai kota turis destinantion kedua di Dunia,"ujarnya.

Sementara terkait perkembangan pembangunan bandara saat ini,Kemenhub baru mencapai tahap pemetaan masalah teknis,non teknis serta stakeholders pembangunan Bandara. Budi Karya mengimbuhkan baru bisa memberikan informasi perkembangan bandara satu minggu lagi.|Syidiq Syaful Ardli

back to top