Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Mengubah mindset masyarakat tentang gerhana

Mengubah mindset masyarakat tentang gerhana

Jogja-KoPi│Doktrin pemerintahan zaman Soeharto mengenai gerhana masih menyisakan ketakutan dibenak masyarakat.Masyarakat menganggap Gerhana sebagai hal yang menakutkan, terutama masyarakat dengan pendidikan yang rendah. Hal ini disebabkan doktrin yang diberikan pada zaman pemerintahan Soeharto tahun 1980-an mengenai gerhana dan bahanya.

Namun, kekhawatiran mengenai gerhana mulai di hilangkan dengan memperkenalkan gerhana kepada masyarakat melalui kegiatan melihat gerhana melalui teropong. Salah satunya dilakukan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. kegiatan ini merupakan kerjasama antara study club astronomy dengan laboratorium Agama UIN Sunan Kalijaga.

Kegiatan ini tak hanya menawarkan melihat gerhana matahari melalui teropong, namun juga mengajak masyarakat untuk sholat gerhana berjamaah. shalat gerhana ini sendiri memiliki hukum sunnah dalam agama Islam. Menurut, PLT Rektor UIN Sunan Kalijaga, Maharsi, shalat gerhana dilakukan Nabi Muhammad Saw ketika terjadi gerhana. Nabi Muhammad khawatir terjadi kiamat pada saat tersebut, dan segera menunaikan shalat gerhana.

Kegiatan melihat gerhana melalui teropong dilakukan sebelum shalat berjamaah di depan laboratorium agama UIN Sunan Kalijaga. "Masyarakat dan mahasiswa dapat melihat gerhana matahari melaluii teropong dan kacamata yang telah dibagikan," jelas ketua panitia acara ini, Agung Satriyo

Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terlihat antusias dalam menyaksikan gerhana baik melalui kacamata atau teropong. "Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memotivasi anak-anak untuk lebih mengenal dunia astronomi, orang tua tak lagi khawatir dengan hal tersebut terutama gerhana," jelas Sony, salah satu pengunjung dari Kaliurang. │Frenda Yentin|

back to top