Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

muhajir

Jogja-KoPi|Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud),Muhadjir Effendy meresmikan museum, galeri dan Taman Bermain Tino Sidin ditengah-tengah kunjungan kerjanya di Yogyakarta,Kamis (14/12).

Dalamkesempatan itu, Muhadjir melakukan berbagai aktivitas interaktif di depan masyarakat seperti menyanyikan lagu Indah Bestari usai memberikan sambutan hingga ikut melukis bersama anak-anak saat akan bertolak ke lokasi kunjungan lainnya.

Pada sambutannya, Mendikbud menyampaikan apresiasinya kepada keluarga Tino Sidin yang membuat museum memorial sang pelukis dan juga sebagai satu guru gambar terkenal di Yogyakarta.

"Saya mengapresiasi tinggi pada keluarga Tino Sidin, Ini juga semoga menjadi contoh tauladan bagi keluarga lainnya,"ujarnya.

Bercermin pada sosok pelukis Tino Sidin, Muhadjir juga mengatakan bahwa media seni lukis ini sangat penting dalam pembentukan karakter anak, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan melukis. Kebiasan melukis ini diharapkan oleh Mendikbud dapat mengembangkan keterampilan melukis anak, menumbuhkan kegemaran dan kerajinannya dalam menggambar.

Mendikbud menimpali hal ini sesuai pada pemenuhan salah satu tiga aspek penggarapan pembentukan karakter anak oleh Kemendikbud. Tiga aspek ini meliputi Etika, Estetika, dan Logika.

"Ada tiga aspek yang saya singgung dalam penggarapan pembentukan karakter. Pertama, Aspek etika mencakup Budi pekerti, sopan santu dan akhlak mulia. Kedua, Estetika, mencakup aspek keindahan dan rasa keindahan. Salah satunya media melukis. Ketiga logika, yaitu berfikir yang benar,"pungkasnya.| Sydiq Syaiful Ardli

back to top