Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Mendagri meminta semua pihak mengatasi persoalan kemiskinan di Yogyakarta

Mendagri meminta semua pihak mengatasi persoalan kemiskinan di Yogyakarta

Sleman-KoPi|Pakualam X mengatakan meski ada lima belas kecamatan di DIY yang masuk kategori kecamatan termiskin saat ini,namun DIY masih peringkat kedua daerah paling sejahtera dibawah DKI Jakarta.

Pakualaman menjelaskan meski ia tidak hafal kecamatan daerah mana saja yang masuk kategori. Ia memastikan jumlah 15 kecamatam miskin tersebut tidak hanya terpusat di satu daerah saja namun tersebar di seluruh DIY.

"Saya tidak hafal daerah mana saja, namun Kebanyakan gunung kidul dan Kulonprogo,Bantul dan Sleman. Yang pasti 15 kecamatan tersebut tersebar di seluruh DIY,"katanya saat diwawancarai di UGM ,Jumat (9/6).

Meski angka kemiskinan DIY tertinggi, Pakualaman menyebutkan penyebab tingginya angka kemiskinan ini adalah penilaian angka kemiskinan terfokus dengan indikator konsumsi.

Ia pun menambahkan jika menggunakan indeks multi dimensi dengan 14 indikator, DIY memiliki angka kesejahteraan peringkat dua tertinggi dibawah DKI.

Pakualaman mengimbuhkan perbedaan indikator ini tidak mencerminkan kemiskinan di DIY. Setidaknya hal ini bisa dilihat warga DIY mampu memakan makanan variatif dan mampu berbelanja pakaian.

Pihaknya pun sudah meminta bantuan dan perhatian khusu kepada pihak akademisi seperti UGM dalam menyelasaikam permasalahan kemiskinan di DIY.

Ketimpangan indikator dan Kemiskinam di DIY ini juga menjadi perhatian khusus Mendagri,Tjahyo Kumolo.

Tjahyo pun dalam sela waktunya ,setelah meresmikan pelepasan KKN mahasiswa UGM tahun 2017, menghimbau kepada semua pihak akademisi, pemda dan masyarakat untuk menangani permasalahan kemiskinan di DIY ini sesegera mungkin.

"Pengentasan masalah ink tidak harus lewat akademisi seperti program KKN namun bisa lewat program terpadu,lewat pemda dan masyarakat demi mempercepat pembangunan,"katanya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top