Menu
Teroris mencoba mengebom Masjidil Haram

Teroris mencoba mengebom Masjidil H…

Makkah-KoPi| Aksi teroris...

Segera daftarkan kompetisi usaha kreatif  SOPREMA sebelum tutup 9 Juli 2017

Segera daftarkan kompetisi usaha kr…

Jogja–KoPi| Ratusan peser...

Mosul segera akan dibebaskan dari cengkeraman ISIS

Mosul segera akan dibebaskan dari c…

Baghdad-KoPi| Pembebasan ...

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

Instagram desainer muslimah Jogja k…

Yogyakarta-KoPi | Akun me...

Basarnas minta masayarakat cepat hubungi lewat Call Center 115 bila ada masalah

Basarnas minta masayarakat cepat hu…

Bantul-KoPi|Plt Kepala Ba...

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI MILITER

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI M…

Akmil – Kepala Staf Angka...

Basarnas siagakan anggotanya mengawal liburan Idul Fitri1438

Basarnas siagakan anggotanya mengaw…

Bantul-KoPi|Badan SAR Nas...

PLN janjikan tak ada pemadaman listrik selama lebaran di Jateng dan DIY

PLN janjikan tak ada pemadaman list…

Jogja-KoPI|PLN Jawa Tenga...

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsidi istrik

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsid…

Jogja-KoPi| Audi Damal, M...

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 UMY

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 …

Bantul-KoPi| Wakil Rektor...

Prev Next

Mendagri meminta semua pihak mengatasi persoalan kemiskinan di Yogyakarta

Mendagri meminta semua pihak mengatasi persoalan kemiskinan di Yogyakarta

Sleman-KoPi|Pakualam X mengatakan meski ada lima belas kecamatan di DIY yang masuk kategori kecamatan termiskin saat ini,namun DIY masih peringkat kedua daerah paling sejahtera dibawah DKI Jakarta.

Pakualaman menjelaskan meski ia tidak hafal kecamatan daerah mana saja yang masuk kategori. Ia memastikan jumlah 15 kecamatam miskin tersebut tidak hanya terpusat di satu daerah saja namun tersebar di seluruh DIY.

"Saya tidak hafal daerah mana saja, namun Kebanyakan gunung kidul dan Kulonprogo,Bantul dan Sleman. Yang pasti 15 kecamatan tersebut tersebar di seluruh DIY,"katanya saat diwawancarai di UGM ,Jumat (9/6).

Meski angka kemiskinan DIY tertinggi, Pakualaman menyebutkan penyebab tingginya angka kemiskinan ini adalah penilaian angka kemiskinan terfokus dengan indikator konsumsi.

Ia pun menambahkan jika menggunakan indeks multi dimensi dengan 14 indikator, DIY memiliki angka kesejahteraan peringkat dua tertinggi dibawah DKI.

Pakualaman mengimbuhkan perbedaan indikator ini tidak mencerminkan kemiskinan di DIY. Setidaknya hal ini bisa dilihat warga DIY mampu memakan makanan variatif dan mampu berbelanja pakaian.

Pihaknya pun sudah meminta bantuan dan perhatian khusu kepada pihak akademisi seperti UGM dalam menyelasaikam permasalahan kemiskinan di DIY.

Ketimpangan indikator dan Kemiskinam di DIY ini juga menjadi perhatian khusus Mendagri,Tjahyo Kumolo.

Tjahyo pun dalam sela waktunya ,setelah meresmikan pelepasan KKN mahasiswa UGM tahun 2017, menghimbau kepada semua pihak akademisi, pemda dan masyarakat untuk menangani permasalahan kemiskinan di DIY ini sesegera mungkin.

"Pengentasan masalah ink tidak harus lewat akademisi seperti program KKN namun bisa lewat program terpadu,lewat pemda dan masyarakat demi mempercepat pembangunan,"katanya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top