Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Melestarikan budaya Jawa ala Muhamadiyah

Melestarikan budaya Jawa ala Muhamadiyah

Bantul-KoPi| Muhammadiyah Derah Istimewa Yogjakarta mengadakan kegiatan Olimpiade Budaya Jawa ( OBJ ) di tingkat DIY untuk pertama kalinya. Acara akan diselenggarakan mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 22 September 2016.

Pawai Ta"aruf Budaya Jawa mengawali kegiatan Sabtu ( 10/ 09) dengan rute mulai dari Balai Kota sampai dengan Alun-Alun Utara Yogjakarta.

Selanjutnya tgl 19 s/d 22 September 2016 akan dilangsungkan berbagai lomba budaya, seperti cerdas cermat budaya jawa, Mocopat, Geguritan, karawitan, Dagelan mataraman, Tari jawa, Dolanan egrang, dolanan gasingan, dolanan gobak sodor, dan jemparingan. Acara akan ditutup dengan sebuah pagelaran puncak di sportarium UMY pada tanggal 23 September 2016.

Salah satu ketua Pimpinanan Wilayah Muhammadiyah Yogjakarta, DR Tasman Hamami MA, mengatakan bagian keistimewaan DIY adalah Muhammadiyah. Untuk mewujudkan komitmennya dengan partisipasinya dalam sebuah karya.

"Lepas dari nilai nila Islami yang diyakini Muhammadiyah, perlu juga dilestarikan nilai nilai adiluhung yaitu budaya jawa. Jadi Muhammadiyah harus ikut nguri uri nilai nilai budaya jawa dengan mensosialisasikan dan melestarikannya."

Ide dasar diadakannya OBJ adalah bahwa Muhammadiyah khususnya melalui Amal Usaha Pendidikannya, ikut serta dan mengapresiasi berbagai upaya melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa.
Dasar ini selaras dengan hasil keputusan sidang Tanwir Muhammadiyah pada tahun 2002 di Denpasar, yang menetapkan konsep " Dakwah Kultural". IBJ sendiri diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan didukung oleh LSBO PWM DIY, serta Badan Koordinasi sekolah/madrasah( SD/MI, SMO/MTS, SMA/SMK/MA) Muhammadiyah DIY.

DR Arif Budi Prasetyo Msi, Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, menjelaskan Muhammadiyah sudah menerapkan pendidikan nilai nilai adiluhung budaya jawa yaitu dalam muatan lokal. Hal ini penting peneguhan indentitas dalam pembentukan karakter siswa. Banyak nilai nilai luhur jawa yang sesuai dengan akhlakul kharimah islam.
Ada tiga tujuan diadakan OBJ, yaitu medium kebersamaan, ajang ekspresi kreatif dan wahan Syiar bagi pelajar Muhammadiyah DIY.

Sekolah dan madrasah sebagai Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah di DIY yang menjadi peserta OBJ didorong untuk terus mengenalkan, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan jawa. Hal ini seiring dengan tujuan pendidikan kewarga negaraan yakni menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, serta cinta tanah air.

Ketua Lembaga seni budaya dan Olah raga PWM DIY, KRT Akhir Sutomo S.MM menegaskan bahwa kegiatan Olimpiade Budaya Jawa ini bertujuan sebagai bentuk pendidikan karakter, jati diri bagi peserta didik di tengah arus derasnya budaya asing, sekaligus meningkatkan silahturahim diantara siswa Muhammadiyah.

" OBJ ini baru pertama kali diadakan, dan sementara hanya khusus DIY, walaupun atensi dari luar daerah juga banyak. Harapan kami ke depan kegiatan yang serupa dapat diadakan secara nasional,"pungkasnya.

back to top