Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI
Jogja-KoPi|Gabungan Elemen Masyarakat Yogyakarta  gelar aksi menutup Gedung DPD RI DIY dengan diskusi bersama.
 
Ketua agenda diskusi, Sigit Sugito menjelaskan aksi diskusi ini merupakan rangkaian aksi  dalam merespon  pelantikan Ketua DPD RI, Oesman Sapto Oedang (OSO) yang akan diputuskan lewat sidang putusaan PTUN Kamis (8/6). 
 
"Aksi ini bertujuan  untuk mengawal DPD  ke jalan dan konteks hukum di indonesia yang benar,"Ujar Sigit saat diwawancarai di Gedung DPD RI DIY,Kamis (8/6).
 
Menurutnya dilantiknya OSO dinilai tidak masuk akal dan tidak sesuai perundang-undangan. Oso sendiri direpresentasikannya sebagai sosok yang memiliki etnik politik yang salah.
 
"OSO itu kan punya partai dan dia merupakan Ketua Umum Partai Hanura. Ia juga mempunyai etnik politico yang kuatlah yang akan menang,"kata Ketua Koperasi Seniman Yogyakarta ini.
Aksi diskusi bertemakan hukum dan politik ini, menurut Sigit dapat memunculkan persepsi masyarakat Yogyakarta mampu menyelesaikan permasalahan politik dengan akal dan logika  tanpa menggunakan otot dan kekuatan dukungan. 
 
Tidak hanya menggelar Aksi diskusi,pihaknya juga berencana menutup gerbang gedung DPD pada pukul 14:WIB. Penutupan gerbang ini merupakan bentuk penolakan pihaknya yang menolak kedatangan DPD RI pusat hari ini untuk meletakkan prasasti dan meresmikan gedung DPD RI DIY.
 
"Nanti jam dua DPD Ri dari Jakarta akan datang namun harus kita tolak sebelum penyelesaian hukum DPD RI selesai,"tambahnya.
 
Sigit juga mengatakan aksi ini  diketahui 4 anggota Senator DPD DIY RI,GKR Hemas, Afnan Hadi Kusumo, Cholid Mahmud, dan Hafid Asrom. Keempat anggota DPD DIY tersebut bersama 44 anggota DPD RI lainnya berkomitmen untuk menolak pelantikan OSO sebagai ketua DPD RI.
 
"Aksi ini diketahui juga  oleh empat senator DPD ,GKR Hemas, Hafid,Cholid,Afnan. semua senator Yogyakarta menolak kepimpinan Oso,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top