Menu
Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Konektivitas Virtual Global: Peringkat Indonesia dan Jokowi Meningkat

Konektivitas Virtual Global: Pering…

Yogyakarta-KoPi | Kemud...

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemilikan Rumah Bagi Driver Gojek

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemili…

Surabaya-KoPi| Wakil Gu...

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama selamatkan Golkar

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama …

Sleman-KoPi| Wakil Dewa...

Prev Next

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI
Jogja-KoPi|Gabungan Elemen Masyarakat Yogyakarta  gelar aksi menutup Gedung DPD RI DIY dengan diskusi bersama.
 
Ketua agenda diskusi, Sigit Sugito menjelaskan aksi diskusi ini merupakan rangkaian aksi  dalam merespon  pelantikan Ketua DPD RI, Oesman Sapto Oedang (OSO) yang akan diputuskan lewat sidang putusaan PTUN Kamis (8/6). 
 
"Aksi ini bertujuan  untuk mengawal DPD  ke jalan dan konteks hukum di indonesia yang benar,"Ujar Sigit saat diwawancarai di Gedung DPD RI DIY,Kamis (8/6).
 
Menurutnya dilantiknya OSO dinilai tidak masuk akal dan tidak sesuai perundang-undangan. Oso sendiri direpresentasikannya sebagai sosok yang memiliki etnik politik yang salah.
 
"OSO itu kan punya partai dan dia merupakan Ketua Umum Partai Hanura. Ia juga mempunyai etnik politico yang kuatlah yang akan menang,"kata Ketua Koperasi Seniman Yogyakarta ini.
Aksi diskusi bertemakan hukum dan politik ini, menurut Sigit dapat memunculkan persepsi masyarakat Yogyakarta mampu menyelesaikan permasalahan politik dengan akal dan logika  tanpa menggunakan otot dan kekuatan dukungan. 
 
Tidak hanya menggelar Aksi diskusi,pihaknya juga berencana menutup gerbang gedung DPD pada pukul 14:WIB. Penutupan gerbang ini merupakan bentuk penolakan pihaknya yang menolak kedatangan DPD RI pusat hari ini untuk meletakkan prasasti dan meresmikan gedung DPD RI DIY.
 
"Nanti jam dua DPD Ri dari Jakarta akan datang namun harus kita tolak sebelum penyelesaian hukum DPD RI selesai,"tambahnya.
 
Sigit juga mengatakan aksi ini  diketahui 4 anggota Senator DPD DIY RI,GKR Hemas, Afnan Hadi Kusumo, Cholid Mahmud, dan Hafid Asrom. Keempat anggota DPD DIY tersebut bersama 44 anggota DPD RI lainnya berkomitmen untuk menolak pelantikan OSO sebagai ketua DPD RI.
 
"Aksi ini diketahui juga  oleh empat senator DPD ,GKR Hemas, Hafid,Cholid,Afnan. semua senator Yogyakarta menolak kepimpinan Oso,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top