Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI
Jogja-KoPi|Gabungan Elemen Masyarakat Yogyakarta  gelar aksi menutup Gedung DPD RI DIY dengan diskusi bersama.
 
Ketua agenda diskusi, Sigit Sugito menjelaskan aksi diskusi ini merupakan rangkaian aksi  dalam merespon  pelantikan Ketua DPD RI, Oesman Sapto Oedang (OSO) yang akan diputuskan lewat sidang putusaan PTUN Kamis (8/6). 
 
"Aksi ini bertujuan  untuk mengawal DPD  ke jalan dan konteks hukum di indonesia yang benar,"Ujar Sigit saat diwawancarai di Gedung DPD RI DIY,Kamis (8/6).
 
Menurutnya dilantiknya OSO dinilai tidak masuk akal dan tidak sesuai perundang-undangan. Oso sendiri direpresentasikannya sebagai sosok yang memiliki etnik politik yang salah.
 
"OSO itu kan punya partai dan dia merupakan Ketua Umum Partai Hanura. Ia juga mempunyai etnik politico yang kuatlah yang akan menang,"kata Ketua Koperasi Seniman Yogyakarta ini.
Aksi diskusi bertemakan hukum dan politik ini, menurut Sigit dapat memunculkan persepsi masyarakat Yogyakarta mampu menyelesaikan permasalahan politik dengan akal dan logika  tanpa menggunakan otot dan kekuatan dukungan. 
 
Tidak hanya menggelar Aksi diskusi,pihaknya juga berencana menutup gerbang gedung DPD pada pukul 14:WIB. Penutupan gerbang ini merupakan bentuk penolakan pihaknya yang menolak kedatangan DPD RI pusat hari ini untuk meletakkan prasasti dan meresmikan gedung DPD RI DIY.
 
"Nanti jam dua DPD Ri dari Jakarta akan datang namun harus kita tolak sebelum penyelesaian hukum DPD RI selesai,"tambahnya.
 
Sigit juga mengatakan aksi ini  diketahui 4 anggota Senator DPD DIY RI,GKR Hemas, Afnan Hadi Kusumo, Cholid Mahmud, dan Hafid Asrom. Keempat anggota DPD DIY tersebut bersama 44 anggota DPD RI lainnya berkomitmen untuk menolak pelantikan OSO sebagai ketua DPD RI.
 
"Aksi ini diketahui juga  oleh empat senator DPD ,GKR Hemas, Hafid,Cholid,Afnan. semua senator Yogyakarta menolak kepimpinan Oso,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top