Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI

Masyarakat Jogja tolak OSO dan DPD RI
Jogja-KoPi|Gabungan Elemen Masyarakat Yogyakarta  gelar aksi menutup Gedung DPD RI DIY dengan diskusi bersama.
 
Ketua agenda diskusi, Sigit Sugito menjelaskan aksi diskusi ini merupakan rangkaian aksi  dalam merespon  pelantikan Ketua DPD RI, Oesman Sapto Oedang (OSO) yang akan diputuskan lewat sidang putusaan PTUN Kamis (8/6). 
 
"Aksi ini bertujuan  untuk mengawal DPD  ke jalan dan konteks hukum di indonesia yang benar,"Ujar Sigit saat diwawancarai di Gedung DPD RI DIY,Kamis (8/6).
 
Menurutnya dilantiknya OSO dinilai tidak masuk akal dan tidak sesuai perundang-undangan. Oso sendiri direpresentasikannya sebagai sosok yang memiliki etnik politik yang salah.
 
"OSO itu kan punya partai dan dia merupakan Ketua Umum Partai Hanura. Ia juga mempunyai etnik politico yang kuatlah yang akan menang,"kata Ketua Koperasi Seniman Yogyakarta ini.
Aksi diskusi bertemakan hukum dan politik ini, menurut Sigit dapat memunculkan persepsi masyarakat Yogyakarta mampu menyelesaikan permasalahan politik dengan akal dan logika  tanpa menggunakan otot dan kekuatan dukungan. 
 
Tidak hanya menggelar Aksi diskusi,pihaknya juga berencana menutup gerbang gedung DPD pada pukul 14:WIB. Penutupan gerbang ini merupakan bentuk penolakan pihaknya yang menolak kedatangan DPD RI pusat hari ini untuk meletakkan prasasti dan meresmikan gedung DPD RI DIY.
 
"Nanti jam dua DPD Ri dari Jakarta akan datang namun harus kita tolak sebelum penyelesaian hukum DPD RI selesai,"tambahnya.
 
Sigit juga mengatakan aksi ini  diketahui 4 anggota Senator DPD DIY RI,GKR Hemas, Afnan Hadi Kusumo, Cholid Mahmud, dan Hafid Asrom. Keempat anggota DPD DIY tersebut bersama 44 anggota DPD RI lainnya berkomitmen untuk menolak pelantikan OSO sebagai ketua DPD RI.
 
"Aksi ini diketahui juga  oleh empat senator DPD ,GKR Hemas, Hafid,Cholid,Afnan. semua senator Yogyakarta menolak kepimpinan Oso,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top