Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

MAPALA UII membantah ada kekerasan dalam kegiatannya

MAPALA UII membantah ada kekerasan dalam kegiatannya

Sleman-KoPi│“Tidak pernah ada kekerasan dalam pelaksanaan The The Great Camping, selama saya mengikuti MAPALA. Selama 36 tahun tidak ada masalah”, jelas Achil Suyanto, Alumni MAPALA UII saat jumpa pers yang bertempat di Ruang Sidang Utama, Gedung Rektorat UII, Senin (23/1).


The Great Camping, kegiatan tahunan dalam Pendidikan Dasar Unit Kemahasiswaan MAPALA UII berjalan dengan baik selama 36 tahun terakhir.

“Tidak pernah ada kekerasan, dalam kurkulum tidak ada kekerasan, hukuman hanya bersifat seperti push up, lari, shit up,” ujar Achil Suyanto.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaa UII, Abdul Jamil, S.H, MH, belum bisa mengklarifikasi hal tersebut. Namun, Abdul Jamil, S.H, MH, mengatakan bahwa dalam Unit Kegiatan Mahasiswa tidak diperbolehkan adanya kekerasan.

“Dalam kegiatan mahasiswa tidak boleh ada kekerasan, jika ketahuan terjadi kekerasan maka akan kami bubarkan,” jelas Abdul Jamil, S.H, MH.

Selain itu ia mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan kampus, UII memiliki disiplin kegiatan. Jika terdapat pelanggaran kekerasan maka akan diberikan sanksi terberat, baik dalam bentuk dikeluarkan secara tidak hormat atau pun dikeluarkan secara hormat.

“Kami memiliki disiplin kegiatan, jika ada pelanggaran kekerasan maka akan mendapatan sanksi terberat. Dikeluarkan secara tidak hormat atau dikeluarkan secara hormat”, jelas Abdul Jamil, S.H, MH.

back to top