Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Longsor Banjarnegara: Satu rumah utuh, lainnya porak-poranda

Foto: @KoPi Foto: @KoPi

Banjarnegara-KoPi-Banjarnegara kembali berkabung setelah peristiwa tanah longsor Sijeruk yang terjadi pada awal tahun 2006 lalu. Kali ini tanah longsor terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kec. Karangkobar, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah yang tak jauh dari Sijeruk, sekitar 7 km arah puncak.

Daerah penghasil salak terbesar di Indonesia ini menjadi sorotan semua awak media karena sedang mengalami musibah tanah longsor. Menurut informasi yang diperoleh KoranOpini.com perstiwa terjadi sekitar pukul 17.45 WIB pada Jum’at (12/1) ketika hujan deras selesai mengguyur daerah Karangkobar.

Peristiwa ke-2 kalinya dan menjadi terbesar sepanjang sejarah tanah longsor di Banjarnegara diperkirakan telah menelan korban lebih dari 108 jiwa. 

Menurut informasi terakhir Senin (15/1) dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Catur Subandrio, korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan sebanyak 46 orang dan sisanya masih dalam proses pencarian. Sebuah peristiwa langka terjadi dalam tanah logsor tersebut, sebuah rumah utuh tidak terkena longsoran tanah.

Menurut salah seorang warga setempat Iwan (45) mengatakan bahwa rumah yang biasanya menjadi TPQ itu utuh dan penghuinya yang sedang hamil 7 bulan juga selamat dari amukan tanah longsor.|Irfan Ridlowi|

 

Baca juga:

Bocah-bocah ajaib

Jokowi instruksikan evakuasi secepatnya

Dosa kaum ilmuwan

TERPOPULER

back to top