Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional FAM Indonesia

Lomba  Cipta Cerpen Tingkat Nasional FAM Indonesia

Siaran Pers

Kediri-KoPi – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah dan Hari Sastra Nasional 3 Juli 2014 mendatang, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menggelar Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional. Lomba ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apa pun.

Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela, Kamis (15/5), menyebutkan, lomba ini telah dibuka pada tanggal 5 Mei 2014 dan naskah diterima paling lambat pada 25 Juni 2014, sementara nama-nama pemenang akan diumumkan pada 3 Juli 2014, bertepatan dengan peringatan Hari Sastra Nasional.

Disebutkan, lomba ini bertema “Indonesia Masa Depan yang Diimpikan”. Sub tema tentang Kepemimpinan (sosok Presiden dambaan rakyat), Kesenjangan Ekonomi, Pendidikan dan Sosial, dan Kerukunan Antar Umat Beragama.

“Dari tema dan subtema itu, silakan difiksikan menjadi cerpen yang menarik dan enak dibaca,” kata Aliya Nurlela yang juga penulis Novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”.

Selain itu, naskah cerpen harus asli (original) karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada lomba lain yang bersamaan. Cerpen mengandung unsur kebaruan dan memuat pesan moral serta memberi pencerahan kepada pembaca.

Lebih teknis lagi, paparnya, naskah cerpen diketik di komputer dengan ukuran A4/kuarto, maksimal 2-3 halaman 1 spasi), ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Peserta menuliskan Biodata (ditulis dalam bentuk narasi) dibubuhkan di lembar terakhir naskah. Cerpen yang diikutsertakan maksimal 2 (dua) judul.

Naskah dikirim ke panitia lomba via email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Subjek Email ditulis: LOMBA CIPTA CERPEN FAM_NAMA PENULIS. Peserta diharuskan menulis surat pengantar yang menyebutkan karya adalah asli (original) dan belum pernah dipublikasikan serta mencantumkan alamat lengkap serta nomor kontak yang dapat dihubungi.

Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia menyediakan hadiah berupa: Uang tunai Rp250.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 1), Uang tunai Rp200.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 2), dan Uang Tunai Rp150.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 3).

“Empat puluh cerpen pilihan (3 cerpen pemenang dan 37 cerpen nominasi) akan dibukukan, dan seluruh peserta akan mendapat piagam penghargaan,” tambah Aliya Nurlela. (rel)

 

back to top