Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Komplotan pembobol ATM tertangkap di Sleman

Komplotan pembobol ATM tertangkap di Sleman

Jogja-KoPi| Polisi Sektor Ngaglik menangkap 4 kawanan pembobol ATM lintas daerah. Pelaku menggunakan lidi dan tusuk gigi saat menjalankan aksi. Keempat kawanan tersebut biasa mengincar mesin ATM di perbelanjaan.

Modus pembobolan dilakukan dengan berpura-pura membantu orang yang kesulitan mengambil uang. Sebelumnya, para pelaku telah mempersiapkan jebakan di mesin ATM dengan mengganjal mesin agar macet.

Kepala polisi sektor Ngaglik, Danang Kuntadi, menjelaskan 4 komplotan pembobol bank tersebut memiliki peran yang berbeda saat menjalankan aksinya.

"4 tersangka ini memiliki peran masing-masing, ada yang membantu korban, ada yang mengambil ATM asli lalu menukar dengan ATM yang sudah disiapkan,ada yang berusaha melihat PIN,dan ada yang mencairkan," jelasnya di kantor Polsek Ngaglik,Kamis (2/3).

4 kawanan pembobolan tersebut berinisial P, Eri, JM, dan RC. Keempatnya berasal dari luar kota Yogyakarta. Aksi mereka terlacak saat laporan pembobolan ATM masuk ke Polsek Ngaglik di salah satu ATM Indomaret di Prujakan, Sinduarjo, Ngaglik Sleman pada tanggal 23 Januari 2017. Mereka mengaku sudah beraksi di dua TKP di Sleman.

Danang melihat keempat pelaku pembobolan terfokus pada mesin ATM yang terdapat di perbelanjaan seperti Indomaret, Alfa Maret atau yang menyediakan mesin ATM.

Danang juga menambahkan bahwa keempat pelaku sudah melakukan pembobolan ini di banyak daerah sejak tahun 2015.

"Karena di sini pelaku dapat leluasa dan mengawasi saat melaksanakan aksi pembobolan, kedua pelaku ini melakukan aksi dengan lintas provinsi, mereka setelah membobol satu daerah semisal Purwokerto, mereka akan bergerak untuk berpindah ke wilayah lain," katanya.

Tersangka inisial P bersama komplotannya menggunakan mobil datang ke salah satu Indomaret atau perbelanjaan yang menyediakan ATM.

Setelah ada laporan masuk, Danang dan kepolisian melakukan penyelidikan teknis, seperti melacak Ponsel sampai merunut kejadian dan berhasil melakukan identifikasi keempat tersangka pada tanggal 16 Februari.

Selanjutnya kepolisian sektor Ngaglik melakukan penangkapan pada tanggal yang sama bertempat di Pakem, Sleman. Keempat pelaku terkena pasal 363 dan terancam hukuman 7 tahun penjara. Para pelaku ini sudah mendapatkan lebih dari 50 juta.

"TKP pertama kebobolan 40 juta lebih, TKP kedua kebobolan 16 juta" jelasnya.

Danang Kuntadi menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan PIN sembarangan. Meskipun yang meminta PIN tersebut adalah orang yang mengaku dari pegawai bank.

"Masyarakat kita himbau untuk tidak memberikan PINnya sembarangan, bank sendiri tidak akan menanyakan terkait PIN ATM kita," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top