Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Kinerja Kejati DIY peringkat ke 4 se-Indonesia

Kinerja Kejati DIY peringkat ke 4 se-Indonesia

Jogja-KoPi| Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY tahun ini mendapatkan penghargaan terbaik ke 4 se- Indonesia, setelah Kepulauan Riau, Palembang (Sumsel) dan Jawa Tengah dari 31 Kejati se-Indonesia.

Tony Spontana SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi DIY mengatakan penghargaan ini justru menjadi beban moril bagi Kejati dan jajarannya. Untuk  itu, Tony berharap seluruh jajarannya di Kejati DIY lebih intensif dalam melaksanakan tugas program kerjanya ke depan, dengan harapan jangan sampai beban ini melemahkan seluruh anggota dalam berprestasi.

Tony juga menegaskan bahwa apapun tantangan harus dihadapi secara tegas dengan penegakan hukum yang bebas KKN, bermartabat dan kedepan dapat menjadi lembaga yang terpercaya.

Sementara rencana di tahun 2016 Prokerda Kejati DIY harus lebih ditingkatkan agar menjadi yang terbaik se-Indonesia, dengan peningkatan hubungan antar anggaota yang lebih bersinergi dalam melaksanakan tugasnya.

"Menegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat tinggi dan terpercaya, merupakan tujuan utama dalam arahan untuk kemajuan lembaga dalam memperoleh hasil yang maksimal. Melalui program penanganan kasus korupsi sebagai prioritas di tahun 2016, karna perkara korupsi di tahun ini masih menjadi isu nasional yang cukup besar,"tegas Tony. 

Selain itu, di tahun 2016 Kejati berencana memasuki program JMS (Jaksa Masuk Sekolah), program ini merupakan program nasional untuk dikembangkan di daerah, bertujuan untuk memberikan edukasi ke sekolah dan masyarakat, baik mengenai penerangan dan penyuluhan hukum. 

Melalui pengembangan kantin kejujuran untuk memupuk integritas anak dan merangsang kejujuran anak, diharapkan kedepan program ini dapat membangun karakter manusia Indonesia yang jujur, bersih dan berintegritas guna mencegah adanya korupsi. |Cucuk Armanto|

back to top