Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kincir Angin untuk PLTB akan dibangun di Pantai Samas dan Sidrab

Kincir Angin untuk PLTB akan dibangun di Pantai Samas dan Sidrab

Jogja-KoPi| Kincir angin atau Pembangkit Listrik Tenaga Bayu akan menghiasi bibir Pantai Samas dan Sidrab, menawarkan pemandangan baru bagi wisatawan yang berkunjung.

"Kami akan meletakkan kincir angin disepanjang pantai Samas dan Sidrab untuk mengurangi jumlah permintaan listrik di wilayah tersebut", jelas Niko Priyambada, Direktur UPC Renewables.

Permintaan listrik yang terus meningkat di Indonesia menimbulkan lahirnya kebijakan-kebijakan baru yang bertujuan untuk memenuhi permintaan tersebut, termasuk kebijakan untuk melakukan target energi hijau yang dicanangkan pemerintah. Pemerintah merencanakan target energi hijau Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025. Menurut Niko, target pemerintah ini terlalu ambisius.

UPC berencana untuk menambah 1000 MW ke dalam grid Indonesia dengan memanfaatkan tenaga angin yang berasal dari sepanjang pantai Samas dan Sidrab.

"Analysis pasar UPC mengasumsikan bahwa kapasitas energi angin sebesar 3.000-5.000 MW dapat ditambahkan dalam jangka 10 tahun," jelas Niko Priyambada.

Energi angin merupakan energi yang bebas emisi. Energi angin ini akan menjadi pengganti diesel pada grid kecil dengan biaya yang lebih murah.

Selain itu, manfaat lain yang diberikan oleh PLTB yaitu mengurangi karbon, dapat ditambahkan kapasitasnya dengan cepat, dan seikit menimbulkan dampak sosial. Angin yang berpotensi untuk dijadikan PLTB kebanyakan berada disepanjang pantai selatan Yogyakarta.

PLTB ini juga dapat digunakan sebagai tempat wisata, seperti yang ada di luar Cina, Amerika, dan lainnya.
"PLTB akan dengan mudah menarik wisatawan setiap Minggu, dan akan memacu kegiatan usaha baru dan PLTB akan menjadi tujuan eco-tourism," papar Niko Priyambada

back to top