Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kegiatan Penggunaan Danais 2017 Belum Mencapai Target Pembangunan Triwulan I

Kegiatan Penggunaan Danais 2017 Belum Mencapai Target Pembangunan Triwulan I

Jogja-KoPi| Kepala Badan Perencanaan Pembangunan DIY (Bappeda) ,Tavip Agus Rayanto pada Rakorda Pengendalian Pembangunan Triwulan I mengatakan kegiatan keistimewaan yang menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) belum mencapai target capaian Triwulan I.

 

Tavip menjelaskan Bappeda menargetkan pembangunan fisik 15,15% dan baru terealisasi 12,56% pembangunan fisik kegiatan keistimewaan pada triwulan I. Sementara kinerja keuangan menargetkan 12,93% dan terealisasi 7,44%.

"Pada kinerja keuangan, realisasi kinerja keuangan lebih rendah dibandingkan dengan fisiknya,"jelas Tavip di Hotel Inna Garuda,Rabu (19/4)

Dari permasalahan ini pihak nya dan Pemda akan mengevaluasi kembali target yang ditetapkan. Seperti standarisasi yang terlalu besar atau efisiensi dana yang mempengaruhi rendahnya kinerja keuangan.

Lanjutnya ,Danais yang diturunkan dengan jumlah 800 milyar untuk 2017 akan digunakan pada beberapa kegiatan pelaksanaan urusan keistimewaan Yogyakarta.

"Kegiatan yang akan menggunakan danais 2017 di bidang Tata Cara, Kebudayaan ,Kelembagaan, Pertanahan dan Tata Ruang," kata Tavip.

Berkaitan dengan Danais ini, Sri Sultan Hamengkubowono mengarahkan agar melaksanakan kegiatan yang efektif pada triwulan selanjutnya.

Selain itu Sultan juga meminta setiap kegiatan yang menggunakan Danais agar mengacu pada tata waktu yang ada dan sesuai kebutuhan.

"Pelaksanaan kegiatan keistimewaan diharapkan dapat melaksanakan kegiatan berkualitas dan mengacu pada tata waktu yang ada," pungkas Sri Sultan|Syafiq Syaiful Ardli

back to top