Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

KBS kembali membara

KBS kembali membara

Surabaya-KoPi, Menyambut Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni mendatang, Aliasi Masyarakat Surabaya Peduli KBS pada hari Senin, 2 Juni 2014 menggelar aksi damai. Aliansi yang terdiri dari Komunitas Budaya Surabaya (KBS), Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL), Komunitas Nol Sampah, Komnas-LH, POB dan DPC GmnI Surabaya mendukung Polrestabes Surabaya dalam mengusut pertukaran satwa. Tiga pihak terlibat dalam kasus tersebut, yaitu Kebun Binatang Surabaya (KBS), Taman Hewan Pematang Siantar dan Mirah Fantasia.

Menurut aliansi tersebut, KBS yang pada saat itu dikelola oleh TPS (Tim Penanganan Sementara) melakukan pertukaran satwa dengan Taman Hewan Pematang Siantar dan Mirah Fantasia. Seyogyanya, hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh pihak TPS karena pihak tersebut tidak memiliki kuasa penuh.

“Satwa KBS adalah milik KBS yang merupakan milik pemerintah kota Surabaya, TPS hanya pengelola sementara di bidang manajemen KBS, sehingga tidak berhak melakukan barter satwa yang merupakan milik KBS”, tutur Humas aksi tersebut, Abdul Karim Addakhil.

Selain hal tersebut, para demonstran menyatakan bahwa pertukaran satwa harus melibatkan satwa dengan satwa, tidak boleh selain satwa.

“Pertukaran satwa sudah diatur dalam peraturan Menteri Kehutanan No. P 21/MENHUT-II/2012 pasal 29. Dalam peraturan tersebut jelas bahwa satwa hanya dapat ditukar oleh satwa.”

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Lapangan aksi, Taufik Monyong, menyatakan bahwa jika alasannya adalah sempitnya lahan KBS sehingga satwa harus dipindahkan, hal tersebut dinilainya tidak rasional.

“Banyak pedangang kaki lima yang ada di dalam lingkungan KBS, sehingga lingkungan KBS menjadi sempit. Seharusnya ada usaha relokasi PKL agar lingkungan di dalam KBS meluas”, tutur pria yang dikenal dengan panggilan Cak Tomo.

Aksi damai berjalan sekitar 45 menit sejak pukul 13.00. Pada pukul 14.00, pihak Polrestabes Surabaya mengajak para perwakilan demonstran untuk melakukan hearing di gedung Bareskrim Polrestabes Surabaya.  Dalam kesempatan tersebut, Kanit Tipiter Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Kadek Ida Bagus selaku penyidik kasus KBS mengapresiasi aksi damai tersebut. Beliau menyatakan ucapan terima kasih telah mendukung pihak kepolisian dalam menyelesaikan kasus pertukaran hewan yang terjadi di KBS.

 

Reporter: Aditya CL dan Yudho NP

back to top