Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Sleman-KoPi| Komandan satuan Polisi militer (Dansatpom) Lapangan Udara (Lanud) Adi Sutjipto, Agus Suhandi memastikan keamanan di Bandara sudah sangat ketat khususnya untuk pencegahan masuknya barang berbahaya seperti Bom,Senjata Api, ataupun Narkoba.

Hal ini merespon pasca gemparnya kejadian di bandara Pontianak dimana salah satu penumpang penerbangan lion air berkelakar membawa Bom. Kejadian pun sempat mempertanyakan bagaimana pengamanan di Bandara terkait adanya barang berbahaya yang masuk.

Agus pun menerangkan pengamanan di Lanud Adi Sutjipto sendiri sudah ketat dari sejak kendaraan bermotor masuk ke wilayah bandara. Sehingga jika ada pergerakkan dimana teroris atau bom masuk, maka Satpom sudah dapat melacak secara cepat. 

"Kalau di Adi itu dari sekarang, motor itu di sortir tidak bisa masuk ke terminal A dan Terminal B. Kita cek pula Isi sepeda motornya. Sementara pengamanan mobil itu dan barang bawaan itu juga berlapis-lapis. Dari masuk sudah extra pengamanan. Sekarang saat masuk ke Adi itu kita sudah ada body scanner, jadi kalau masuk ke dalam apa yang didalam body (tubuh) sudah tergambar, "ujar Agus saat ditemui di Polda DIY, ditulis Kamis (31/5).

Tak hanya pengamanan saat kendaraan masuk, Dansatpom juga menerjunkan anjing pelacak yang berjumlah 29 ekor untuk memperketat keamanan. Setiap dua jam sekali, anjing-anjing ini digilir untuk menyeleksi kendaraan yang masuk ke bandara. 

Agus juga menambahkan, ke 29 anjing ini mempunyai dua kualifikasi saat menyeleksi. Dua kualifikasi nya adalah pelacakan narkoba dan pelacakan Bom. 

"Bukan hanya bom, Anjing-anjing ini juga dilatih di bagian mesiu dan fusenya," tambah Agus.

Mengenai kejadian di Bandara Pontianak, Agus pun menimpali memang ancaman hukuman penumpang berbohong cukup berat. Ancamannya hukuman berupa pidana penjara dari 1 hingga 5 tahun maksimal. 

"Kalau ancaman hukuman bagi penumpang yang bohong memang seperti itu. Jadi ya harus hati-hati,"tandas Agus

back to top