Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Kasus pencemaran nama baik Klinik Hewan Naroopet dilimpahkan ke pengadilan

Kasus pencemaran nama baik Klinik Hewan Naroopet dilimpahkan ke pengadilan

KoPi-Jogja| Kejaksaan Tinggi DIY akan limpahkan kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran UU IT No 45 oleh Fatkhur Rohman ke Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (7/2).

Kepala Seksi Penerangan Umum Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kusuma J Bulo menerangkan bahwa kasus Fatkhur Rohman akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sleman. Namun, hingga saat ini berkas administrasinya masih dibuat oleh bidang visum.

"Nanti kalau sudah lengkap akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan sesuai dakwaan," tambahnya.

Fatkhur Rohman sendiri saat ini telah menjadi tersangka sementara dari kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran UU IT pasal 45.

Pasal ini menyatakan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diakses informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan, dan atau pencemaran nama baik.

Menurut Kusuma J. Bulo, Fatkhur Rohman dapat dikenakan ancaman penjara 4 tahun. "Namun karena hukum normatifnya yang di bawah 5 tahun, maka Fatkhur rencana tidak ditangkap," jelasnya.

Sedangkan Lembaga Bantuan Hukum Jogja, yang diwakili oleh Yogi Zulfadli, kuasa hukum Fatkhur juga meminta dan berharap agar Kejaksaan tidak menahan Fatkhur Rohman.

"Kami meminta kejaksaan tinggi untuk tidak menahan Fatkhur, karena ancaman dari pasal yang menjerat Fatkhur adalah 4 tahun. Tidak ada alasan untuk menahan," jelasnya.

Fatkhur sendiri berharap agar Kejaksaan tidak menahan dirinya.

"Saya berharap saya tidak ditahan oleh Kejaksaan," ujarnya dengan wajah pasrah.

Kasus pencemaran

Sebelumnya Fatkhur Rohman menuliskan kekecewaannya terhadap Klinik Hewan Naroopet yang beralamat di Jalan Solo Km 10,5 Kalasan, Sleman melalui akun Facebook. Ia juga memposting foto kucingnya si Boy yang tengah dirawat Laili Choiriyah dan Sri Dewi Syamsuri. Fakhtur kecewa karena kucing kesayangannya meninggal.

Status itu kemudian dilaporkan oleh Sri Dewi Syamsuri sebagai pencemaran nama baik ke Polda DIY pada 24 Februari 2016.

Dalam statusnya di Facebook, Fatkhur menulis:

#kembali_mengingat_tragedi_si_Boy Ini slah 1 bukti kalo yang nanganin kucingku ternyata bukan dokter. Hanya orang gila yg sok2an berlagak pinter. Bagi pendukung tu klinik, kalian sama aj, sampaaaah... Berpendidikan tetapi ternyata, Nool...Bego kabeeeh. Apapun yg ak posting dulu berdasarkan fakta Bukan mencemarkan nama baik atau mencari sensasi/pencitraan semata."

back to top