Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kapolda DIY: Hukuman pelaku klithih tidak melihat usia bawah umur

Kapolda DIY: Hukuman pelaku klithih tidak melihat usia bawah umur

Jogja-KoPi|Kapolda DIY, Brigjen Ahmad Dofiri menegaskan semua pelaku tindak kriminal klitih baik yang berusia di bawah umur atau bukan akan diberikan ancaman pidana yang sama.


Semua tindakan kriminal yang mengarah pada kematian seseorang masuk dalam kategori kasus berat dan dikenai ancaman pidana dan perdata UU yang berlaku terlepas dari faktor usia.

"Karena ini masuk ke pembunuhan maka akan tetap diproses sesuai kasus pidana dan perdata yaang berlaku,kita akan tetap proses ditangkap dan ditahan dan diproses pengadilan,"tegas Ahmad Dofiri saat diwawancarai di Polresta DIY,Selasa (14/2).

Ahmad Dofiri menemukan beberapa kasus klitih sebelumnya pelaku yang dibawah umur diberi perintah oleh senior mereka dengan diberi jaminan mereka aman jika tertangkap polisi.

Para senior ini menduga para junior mereka akan didiversi atau dimaafkan jika tertangkap, namun Ahmad dofiri menepis semua itu. Ahmad Dofiri mengatakan kasus yang memiliki ancaman pidana lebih dari tujuh tahun akan diberi perlakuan yang sama dengan kasus lainnya.

"Beberapa kasus seperti ini, senior menyuruh adik kelasnya karena dipikir jika ditangkap poliisi akan didiversi atau didamaikan kalau di bawah 17 tahun, namun hukuman tetap sama walau dibawah 17 tahun,mereka pikir kalau masih muda tidak apa apa," jelasnya.

Ahmad Dofiri mengatakan dalam mengatasi kasus klitih ini perlu ada kerja sama yang sinergis dan cepat dari semua pihak. Kerja sama yang dimaksud adalah dari pihak sekolah, keluarga, masyarakat dan kepolisian.

Sementara Kapolresta Yogyakarta, Kombespol Tommy Wibisono S.I.K menegaskan bahwa ancaman hukuman harus diberikan setara dengan semua pelaku agar menimbulkan efek jera dan membersihkan Yogyakarta dari aksi klithih.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top