Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jogja International Air Show (JIAS) di langit Candi Prambanan

Jogja International Air Show (JIAS) di langit Candi Prambanan

Sleman-KoPi│FASI DIY dan TNI AU Yogyakarta mengadakan Jogja International Air Show (JIAS) di lapangan siwa mandala, Candi Prambanan Yogyakarta, Kamis (27/4).

Jogja International Air Show di Candi Prambanan ini menampilkan berbagai olahraga kedirgantaraan, diantaranya terjun payung, solo aerobotic, gantole, bogie jumping, aeromodelling, serta Jupiter Aerobatic Team (JAT).

JIAS sendiri menurut Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto, Ir. Novianto Samyoga, bertujuan sebagai sarana untuk mewujudkan ekspresi bagi para atlet olahraga kedirgantaraan, mendekatkan TNI AU dan olahraga kedirgantaraan kepada masyarakat, serta sebagai magnet untuk menarik wisatawan ke Yogyakarta.

JIAS kali ini berbeda dengan Jogja Air show tahun lalu karena melibatkan 18 negara dari seluruh dunia.

“JIAS kali ini melibatkan 18 negara, meliputi Amerika, China, Uni Emirates Arab, Jerman, Korea, Singapura, dan lainnya. Selain itu, JIAS juga diadakan diseluruh kabupaten yang ada di Yogyakarta tidak hanya di Depok”, jelas Samyoga.

Sementara, pemerintah kabupaten Sleman yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi, SH. MH mendukung dan menyambut baik JIAS dan berharap agar menjadi agenda tahunan.

“JIAS memiliki fungsi strategis untuk memajukan pariwisata di Sleman, karena dapat menjadi pilihan bagi mereka yang berkunjung. Dan untuk yang dari luar negeri bisa mengenal objek wisata Sleman”, jelas Sumadi.

back to top