Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jogja Geek Fair 2017 mengundang 5 perusahaan digital Internasional

Jogja Geek Fair 2017 mengundang 5 perusahaan digital Internasional

Sleman-KoPi|Pameran digital Jogja Geek Fair(JGF)2017 kembali hadir di Yogyakarta yang mengundang lima perusahaan digital Internasional berlokasi di Hartono Mall, Sabtu (6/5).

 

Acara yang pernah vakum selama tiga tahun ini digelar satu hari penuh, menampilkan rangkaian acara yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Akbar Faisal selaku Projek manager JGF mencoba lebih berani dengan mengundang perusahaan digital ternama dari skala Nasional dan internasional seperti Linkedln, Google, Alibaba, Telkom, Kudo, Rarali, Bank Indonesia (BI), Caption, Lemsaneg dan Salestock.

"Tahun ini kita mencoba berani, dulu kita hanya terfokus pada Jogja saja, sekarang kita mengundang perusahaan digital ternama internasional untuk memberikan talkshow pada JGF", katanya saat diwawancarai.

Faisal melanjutkan acara talkshow dilakukan selama empat hari dari pukul 09.00-22.00 WIB. Nantinya setiap narasumber akan membicarakan perusahaan masing-masing dan bagaimana mereka melihat kota Yogyakarta dalam pandangan perusahaan digital IT.

Selain lima perusahaan internasional JGF juga diikuti oleh 45 perusahaan digital baik lokal maupun nasional yang akan membuka lowongan pekerjaan dan memamerkan hasil pekerjaan perusahaan masing-masing kepada partisipans JGF.

"Tujuannya dari JGF sendiri yaitu sebagai wadah yang menghubungkan para pelaku bisnis start up, korporasi digital, komunitas digital, talenta programer dan desainer IT di Yogyakarta", lanjutnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu kota yang memiliki talenta IT terbanyak di Indonesia. Namun, talenta IT Yogyakarta cenderung kurang percaya diri untuk masuk ke perusahaan besar.

Oleh karenanya dia berharap dengan gelaran tahun ini, lewat talkshow dan pembukaan lowongan pekerjaan di gelaran acara, mereka dapat lebih percaya diri untuk masuk ke perusahaan besar baik itu asional ataupun internasional. Pihaknya juga berharap kedepannya partisipasi peserta JGF dapat meningkat setiap tahunnya.|Syidik Syaiful Ardli

back to top