Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Jogja Geek Fair 2017 mengundang 5 perusahaan digital Internasional

Jogja Geek Fair 2017 mengundang 5 perusahaan digital Internasional

Sleman-KoPi|Pameran digital Jogja Geek Fair(JGF)2017 kembali hadir di Yogyakarta yang mengundang lima perusahaan digital Internasional berlokasi di Hartono Mall, Sabtu (6/5).

 

Acara yang pernah vakum selama tiga tahun ini digelar satu hari penuh, menampilkan rangkaian acara yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Akbar Faisal selaku Projek manager JGF mencoba lebih berani dengan mengundang perusahaan digital ternama dari skala Nasional dan internasional seperti Linkedln, Google, Alibaba, Telkom, Kudo, Rarali, Bank Indonesia (BI), Caption, Lemsaneg dan Salestock.

"Tahun ini kita mencoba berani, dulu kita hanya terfokus pada Jogja saja, sekarang kita mengundang perusahaan digital ternama internasional untuk memberikan talkshow pada JGF", katanya saat diwawancarai.

Faisal melanjutkan acara talkshow dilakukan selama empat hari dari pukul 09.00-22.00 WIB. Nantinya setiap narasumber akan membicarakan perusahaan masing-masing dan bagaimana mereka melihat kota Yogyakarta dalam pandangan perusahaan digital IT.

Selain lima perusahaan internasional JGF juga diikuti oleh 45 perusahaan digital baik lokal maupun nasional yang akan membuka lowongan pekerjaan dan memamerkan hasil pekerjaan perusahaan masing-masing kepada partisipans JGF.

"Tujuannya dari JGF sendiri yaitu sebagai wadah yang menghubungkan para pelaku bisnis start up, korporasi digital, komunitas digital, talenta programer dan desainer IT di Yogyakarta", lanjutnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu kota yang memiliki talenta IT terbanyak di Indonesia. Namun, talenta IT Yogyakarta cenderung kurang percaya diri untuk masuk ke perusahaan besar.

Oleh karenanya dia berharap dengan gelaran tahun ini, lewat talkshow dan pembukaan lowongan pekerjaan di gelaran acara, mereka dapat lebih percaya diri untuk masuk ke perusahaan besar baik itu asional ataupun internasional. Pihaknya juga berharap kedepannya partisipasi peserta JGF dapat meningkat setiap tahunnya.|Syidik Syaiful Ardli

back to top