Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Janji bank mempermudah akses modal UMKM tanpa jaminan dianggap kosong

Janji bank mempermudah akses modal UMKM tanpa jaminan dianggap kosong

Jogja-KoPi| Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Pertanian menekankan pentingnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi titik sentral kemajuan perkembangan ekonomi daerah dalam seminar Pembinaan UMKM (25/11).

Menurut data, Indonesia terdapat 90% pelaku usaha, sementara di Yogyakarta sendiri 94% lebih tinggi dan terbagi dari 14 kecamatan se-DIY.

Hal itu dibuktikan pemerintah dengan memberikan ruang pada pelaku UMKM, berupa tempat pemasaran serta pameran untuk mengenalkan usaha dan barang hasil produksinya agar dapat berkembang secara maksimal dan dikenal langsung oleh konsumen.

Sayangnya, Menurut Rio, salah seorang pengusaha batik, hal ini tidak dibarengi dengan adanya akses modal kepada para pengusaha kecil dengan mudah. Pemerintah kurang menjamin adanya modal.

Beda dengan Rio, Meika Hazim pemilik usaha Coklat nDalem, menyatakan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Pertanian sering memberi modal secara cuma-cuma pada peserta untuk meneruskan usahanya menjadi lebih besar.

Sementara itu Biro Perbankan menjanjikan dalam seminar yang dihadiri oleh 280 peserta tersebut, bank akan mempermudah dalam pemberian pinjaman kepada nasabah UMKM melalui sistem KUR tanpa jaminan dengan bunga yang lebih ringan. Tetapi pernyataan itu dibantah Rio.

"Itu hanyalah gambaran luarnya saja dan hanya untuk popularitas, tapi kenyataannya pihak perbankan tetap meminta jaminan," tegas Rio.|Cucuk Armanto|Frenda Yentin|

back to top