Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Inilah kota yang sedang krisis identitas

Inilah kota yang sedang krisis identitas
'Kota Transit' yang ramai oleh kunjungan baik oleh pelancong dan pedagang. Masyarakat bisa menjalankan roda perekonomian melalui perdagangan baik kuliner, cindera mata dan jasa transportasi. Itulah Kota Banjar, kota yang berbatasan dengan Cilacap dan Ciamis. Sayang sekali julukan Kota Transit sudah menghilang sejak dua dekade terakhir. Mengapa?

Kota Banjar - KoPi |Keuntungan sebagai Kota Transit bagi Kota Banjar tentu saja berkaitan dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Hal ini berarti mendorong penguatan industri ekonomi kreatif. Akan tetapi, sayang sekali Kota Banjar sudah kehilangan itu semua. Mungkin masih ada yang tahu bahwa Kota Banjar merupakan Kota Transit yang dikenal, disegani dan disukai masyarakat Indonesia.

Beberapa pedagang makanan sekitar Stasiun Kereta Kota Banjar yang telah berjualan lebih dari sepuluh tahun mengatakan bahwa saat ini sangat berbeda. 

"Ya enggak tahu kenapa. Tapi dulu ramai gitu. Dagangan laris. Sekarang sepih mah. Pemerintah juga tidak peduli."

Pandangan pedagang makanan kecil tersebut juga dirasakan oleh banyak masyarakat Kota Banjar. Bayangkan, kota yang memiliki ragam kuliner dan sentra pertemuan perdagangan lintas daerah kini menjadi tidak ramai. 

Dr. Hj. Irma Bastaman merupakan pegiat dan pendamping masyarakat melalui berbagai aktivitas pemberdayaan sosial ekonomi. Perempuan asli Kota Banjar tersebut sering turun ke lapangan memberikan pelatihan dan motivasi agar masyarakat Kota Banjar mampu mengembalikan identitas Kota Banjar sebagai kota transit.

Foto: Masyarakat 'menyerbu' Dr. Hj. Irma Bastaman yang sedang berbagi ilmu manajemen bisnis usaha kecil menengah

"Saya hanya berusaha semaksimalnya. Selain karena kota ini adalah tanah kelahiran saya, sangat penting agar Kota Banjar bisa mengembalikan kota yang penuh potensi ini sebagai Kota Transit." 

Irma menjelaskan bahwa saat ini belum ada strategi sistematis dan kebijakan yang mampu mengembalikan Kota Banjar dalam statusnya sebagai Kota Transit. 

"Contoh kecil, stasiun kereta Kota Banjar merupakah salah satu ikon sebagai Kota Transit. Semestinya daerah juga berupaya melakukan penataan dan pemberdayaan para pedagang serta masyarakat sekitar agar menjadi lokasi yang menarik para pengunjung. Sayangnya stasiun ini sekarang kurang baik kondisinya. Kita harus mengubah ini semua". Pungkas perempuan peraih gelar doktor (S3) bidang ekonomi ini kepada KoPi. | A. Gin.

 

back to top