Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Hindari tiga titik macet di Yogyakarta liburan Natal dan Tahun Baru

malioboro

Jogja-KoPi|Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Golkari Made Yulianto mengimbau kepada warga Kota Yogyakarta yang tidak berkepentingan untuk menghindari kawasan Malioboro, Tugu Yogyakarta dan Titik Nol selama dua pekan mendatang.

Pasalnya ia memprediksikan sejumlah ruas jalan di Kota akan dipadati kendaraan wisatawan saat liburan Natal dan Tahun Baru .Ruas jalan

"Kemacetan parah mungkin dapat terjadi di sejumlah ruas jalan pada saat liburan nanti," ujarnya via sambungan telepon di Kota Yogyakarta, Rabu (20/12).

Sejumlah ruas jalan yang dimaksud berada di dekat Tugu Yogyakarta yakni Jalan AM Sangaji, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Diponegoro,dan Jalan Mangkubumi. Dan juga ruas jalan disekitar kawasan Malioboro dan Titik nol km yakni Jalan Abu Bakar Ali, Jalan Mataram, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Panembahan Senopati, dan Jalan Sultan Agung.

PIhaknya sendiri akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dan lampu Apil (Lalu lintas) demi mengurangi kepadatan yakni memasang pagar pembatas di tengah-tengah jalan dan juga memasang rambu-rambu petunjuk tambahan terutama rambu menuju jalan alternatif.

“Kita mulai pasang hari ini barier pematas jalan dan rambu-rambunya. Supaya tidak ada yang sembarangan memutar arah atau menyebarang jalan,” katanya.

Tak hanya itu , Ia juga menghimbau kepada Wisatawan yang hendak melintas di Daerah Istimewa Yogyakarta juga disarankan tidak melewati Kota Yogyakarta dan mencari jalan alternatif.

Dishub Kota juga akan merekayasa durasi Lampu merah di daerah perbatasan untuk menekan jumlah volume kendaraan. Lampu merah menuju Kota diperlama menekan kendaraan yang masuk. Sementara lampu merah mengarah luar kota akan dipersingkat dan lampu hijau diperlama untuk membuang kendaraan yang melintas di Kota.

“Intinya disetel yang mau masuk ke kota Yogyakarta dikurangi. Kita maunya yang keluar dari Kota diperbanyak,” pungkasnya.

Dishub Kota Yogyakarta akan menerjunkan 80 personil untuk siaga mengatur lalu lintas saat liburan natal dan tahun baru. Tujuan juga untuk membantu mengurai jumlah kendaraan.

Pemerintah Kota Yogyakarta sendiri memprediksi puncak keramaian liburan panjang akan terjadi pada 23 Desember hingga 25 Desember 2017 dan dilanjutkan pada 30 Desember 2017- 2 Januari 2018.|Syidiq Syaiful Ardli

 

back to top