Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

H Al Haris memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui

H Al Haris memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui

Merangin - KoPi| Bupati Merangin H Al Haris didampingi Direktur Rumah Sakit Daerah Kol Abundjani Bangko dr. Berman Saragih, (16/9) memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada puluhan ibu menyusui di kawasan Sungai Ulak Bangko.

Pada acara yang dipusatkan di Balai Desa Sungai Ulak Bangko tersebut, bupati mengatakan pemberian sertifikat ASI Ekslusif itu sebagai wujud terimakasih Pemkab Merangin kepada para ibu-ibu yang telah memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada anaknya.

‘’Akan beda kedepannya kecerdasan anak yang mendapatkan ASI dari pada anak-anak yang hanya mendapatkan susu kemasan. Untuk itu mari ibu-ibu pemilik banyi untuk memberikan ASI kepada anaknya,’’pinta Bupati.

Selain itu bupati mengatakan, kualitas ASI setiap ibu menyusui juga berbeda. Perbedaan itu ditentukan dari serapan makanan yang dimakan ibu tersebut. Tak berlebihan bila bupati minta para ibu menyusui dapat mengatur pola makannya dengan baik.

Pada kesempatan itu selain memberikan Sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui, bupati juga sempat memberikan rasa kasih sayang terhadap anak-anak yang disusui dengan menggendong dan membelai rambut anak-anak dalam gendongan ibu itu.

Sementara itu dr Berman Saragih menambahkan, anak-anak yang wajib diberi ASI itu usianya antara 0 sampai 6 bulan. Pemberian Sertifikat ASI Ekslusif itu jelasnya, merupakan bagian dari Program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi.

‘’Ada dua Posyandu yang sudah kita rangkul dengan program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi, Posyandu Teratai dan Posyandu Sungai Kapas. Kedepannya Posyandu-Posyandu lain juga akan kita rangkul,’’ujar Berman Saragih.|jo1|Charles

back to top