Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

H Al Haris memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui

H Al Haris memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui

Merangin - KoPi| Bupati Merangin H Al Haris didampingi Direktur Rumah Sakit Daerah Kol Abundjani Bangko dr. Berman Saragih, (16/9) memberikan sertifikat ASI Ekslusif kepada puluhan ibu menyusui di kawasan Sungai Ulak Bangko.

Pada acara yang dipusatkan di Balai Desa Sungai Ulak Bangko tersebut, bupati mengatakan pemberian sertifikat ASI Ekslusif itu sebagai wujud terimakasih Pemkab Merangin kepada para ibu-ibu yang telah memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada anaknya.

‘’Akan beda kedepannya kecerdasan anak yang mendapatkan ASI dari pada anak-anak yang hanya mendapatkan susu kemasan. Untuk itu mari ibu-ibu pemilik banyi untuk memberikan ASI kepada anaknya,’’pinta Bupati.

Selain itu bupati mengatakan, kualitas ASI setiap ibu menyusui juga berbeda. Perbedaan itu ditentukan dari serapan makanan yang dimakan ibu tersebut. Tak berlebihan bila bupati minta para ibu menyusui dapat mengatur pola makannya dengan baik.

Pada kesempatan itu selain memberikan Sertifikat ASI Ekslusif kepada para ibu menyusui, bupati juga sempat memberikan rasa kasih sayang terhadap anak-anak yang disusui dengan menggendong dan membelai rambut anak-anak dalam gendongan ibu itu.

Sementara itu dr Berman Saragih menambahkan, anak-anak yang wajib diberi ASI itu usianya antara 0 sampai 6 bulan. Pemberian Sertifikat ASI Ekslusif itu jelasnya, merupakan bagian dari Program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi.

‘’Ada dua Posyandu yang sudah kita rangkul dengan program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi, Posyandu Teratai dan Posyandu Sungai Kapas. Kedepannya Posyandu-Posyandu lain juga akan kita rangkul,’’ujar Berman Saragih.|jo1|Charles

back to top