Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Gus Ipul : Sholawatan Wujud Pendidikan Karakter

Gus Ipul : Sholawatan Wujud Pendidikan Karakter

Jombang-KoPi| Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan bahwa shalawatan adalah perwujudan dari pendidikan karakter manusia. Karena, lewat sholawatan membuat hati menjadi tenang dengan terus mengingat Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pekan Muharram 1439 H dan Santunan Anak Yatim serta Sholawat bersama Syekhermania Jombang di Halaman Yayasan Pendidikan Islam El Wahid, Tampingmojo, Tembelang Kab. Jombang, Sabtu (30/9) malam.

Ia mengatakan, dengan bershalawat masyarakat diajarkan pendidikan yang berkarakter dan bermoral lewat syair dan doa. Sholawatan juga jadi bagian dari kecintaan ummat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, secara tidak langsung, shalawatan telah membantu negara dan pemerintah dalam membangun akhlak seluruh masyarakat Indonesia. "Melalui shalawatan, kita diajarkan untuk mencintai Tanah Air, sopan serta berbuat baik dengan sesama," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul sapaan akrabnya berdoa agar anak yatim piatu kelak dewasa nanti bisa menjadi orang mandiri dan hebat. Anak yatim piatu harus terus belajar dan berusaha agar dapat menjadi orang orang sukses di masa mendatang.

"Semoga anak anak kita, khususnya yatim piatu bisa jadi orang hebat. Terutama meneruskan perjuangan kiai dan ulama Ahlusunnah Wal Jamaah Nahdlatul Ulama," terangnya. (Humas Pemprov Jatim Nif)

back to top