Menu
Menag RI: Agama menolak LGBT, tapi jangan jauhi pelakunya

Menag RI: Agama menolak LGBT, tapi …

Jogja-KoPi|Menteri Agam...

Gus Ipul akan perkuat pendidikan agama

Gus Ipul akan perkuat pendidikan ag…

Nganjuk-KoPi| Wakil Gub...

Menhub meminta PT KAI mengantisipasi bahaya longsor

Menhub meminta PT KAI mengantisipas…

Jogja-KoPi|Memasuki mus...

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Prev Next

Gus Ipul : Sholawatan Wujud Pendidikan Karakter

Gus Ipul : Sholawatan Wujud Pendidikan Karakter

Jombang-KoPi| Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan bahwa shalawatan adalah perwujudan dari pendidikan karakter manusia. Karena, lewat sholawatan membuat hati menjadi tenang dengan terus mengingat Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pekan Muharram 1439 H dan Santunan Anak Yatim serta Sholawat bersama Syekhermania Jombang di Halaman Yayasan Pendidikan Islam El Wahid, Tampingmojo, Tembelang Kab. Jombang, Sabtu (30/9) malam.

Ia mengatakan, dengan bershalawat masyarakat diajarkan pendidikan yang berkarakter dan bermoral lewat syair dan doa. Sholawatan juga jadi bagian dari kecintaan ummat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, secara tidak langsung, shalawatan telah membantu negara dan pemerintah dalam membangun akhlak seluruh masyarakat Indonesia. "Melalui shalawatan, kita diajarkan untuk mencintai Tanah Air, sopan serta berbuat baik dengan sesama," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul sapaan akrabnya berdoa agar anak yatim piatu kelak dewasa nanti bisa menjadi orang mandiri dan hebat. Anak yatim piatu harus terus belajar dan berusaha agar dapat menjadi orang orang sukses di masa mendatang.

"Semoga anak anak kita, khususnya yatim piatu bisa jadi orang hebat. Terutama meneruskan perjuangan kiai dan ulama Ahlusunnah Wal Jamaah Nahdlatul Ulama," terangnya. (Humas Pemprov Jatim Nif)

back to top